Pernyataan Lengkap Bahlil soal Harga BBM Tidak Naik

5 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan stok BBM dan energi dalam negeri dalam kondisi yang cukup. Dia juga menegaskan tidak ada kenaikan harga BBM subsidi maupun non-subsidi.

Dalam konferensi pers daring, Bahlil menyampaikan beberapa aspek soal kebijakan sektor energi. Pertama, dia memastikan stok BBM, LPG, hingga avtur berada di atas batas minimum nasional.

"Yang pertama, kepada seluruh masyarakat Indonesia yang saya cintai, cadangan BBM kita semuanya di atas standar minimum nasional. Baik itu solar maupun bensin, termasuk dengan gas, termasuk dengan avtur, termasuk juga dengan LPG," ujar Bahlil, dikutip Rabu (1/4/2026).

Kedua, dia turut mengungkapkan rencana penerapan campuran 50% minyak sawit untuk biosolar atau program B50. Program ini akan berjalan mulai Juli 2026 mendatang.

"Yang kedua, saya juga menyampaikan bahwa dengan implementasi B50, maka insya Allah di tahun ini kita akan mengalami surplus untuk solar kita. Jadi ini menjadi kabar baik begitu RDMP di Kalimantan Timur sudah kita operasikan. Yang ketiga, kami menyampaikan terkait dengan penyesuaian harga," urainya.

Poin ketiga, Bahlil juga memastikan tidak ada kenaikan harga BBM subsidi maupun BBM non-subsidi. Harga BBM Subsidi tetap seperti saat ini, sedangkan pembahasan harga BBM non-subsidi masih berjalan.

"Kami menyampaikan bahwa pemerintah atas arahan Bapak Presiden dan hasil rapat, penyesuaian harga untuk BBM subsidi tidak ada penyesuaian naik ataupun turun. Artinya flat, masih pakai harga sekarang. Untuk BBM yang non-subsidi, sampai dengan hari ini kami dengan tim Pertamina maupun dengan SPBU-SPBU swasta lain sedang melakukan pembahasan sampai waktu selesai. Nah, waktunya kapan? Tunggu dulu. Jadi artinya belum juga ada penyesuaian harga, masih tetap sama," beber Bahlil.

Dia juga memastikan harga BBM Pertadex atau solar non-subsidi tidak mengalami kenaikan.

"Terkait dengan urusan BBM Pertadex atau solar yang kualitas tinggi, itu juga belum ada penyesuaian harga. Sekali lagi belum ada penyesuaian harga dan apa yang disampaikan oleh Pak Mensesneg tadi saya pikir itu sama, tidak kurang dan tidak lebih," tegas dia.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |