Pengunjung Mal Naik 15 Persen, Produk Ini Paling Laku di Libur Nataru

2 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Belanja menjadi satu kegiatan yang dipilih masyarakat di momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Pengunjung mal juga diprediksi mengalami peningkatan di masa-masa tersebut.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja menuturkan ada pola belanja yang menarik diperhatian dari masyarakat selama Nataru.

"Masyarakat menjadikan Pusat Perbelanjaan sebagai salah satu opsi utama untuk berbelanja sambil liburan atau sebaliknya yaitu liburan sambil berbelanja," kata Alphonzus saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (1/1/2026).

Dia menjelaskan, produk selain makanan dan minuman cenderung lebih banyak dicari masyarakat menjelang Nataru. Namun, pola belanja akan berubah pada saat libur Nataru.

"Dimana masyarakat akan cenderung berbelanja produk makanan dan minuman serta hiburan," ucapnya.

Melihat perkembangannya, Alphonzus memprediksi ada kenaikan 15 persen pengunjung mal selama periode Nataru ini. "Diperkirakan rata-rata tingkat kunjungan ke Pusat Perbelanjaan menjelang dan pada saat Natal dan Tahun Baru akan meningkat sekitar 10-15 persen dibandingkan dengan tahun lalu," tutur Alphonzus.

Diskon Gede-gedean di Mal Sampai Akhir Pekan

Sebelumnya, Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) masih memberikan diskon Tahun Baru 2026. Sejumlah barang seperti pakaian hingga koper dijual dengan diskon mencapai 80 persen.

Ketua Umum Hippindo, Budihardjo Iduansjah mengatakan, sepatu, pakaian, tas, koper, hingga parsel makanan-minuman menjadi barang yang cukup favorit dibeli masyarakat.

"Diskon-diskon ya ada yang 20 persen, 50 persen up to 80 persen. Barangnya seperti baju, sepatu, koper untuk jalan-jalan, tas, ada juga parcel yaa makanan untuk kiriman," kata Budihardjo, dihubungi Liputan6.com, Kamis (1/1/2026).

Penjualan Meningkat

Dia mengatakan, diskon besar-besaran ini diberikan sejalan dengan program Belanja di Indonesia Aja dan Indonesia Great Sale. Diskon juga jadi cara untuk mengerek daya beli masyarakat selama libur Tahun Baru 2026.

Adapun, diskon ini masih akan diberikan hingga 4 Januari 2026, akhir pekan ini. Program kemungkinan tak berlanjut di pekan depan.

"Saya prediski kenaikan trafik 20-25 persen, tapi kami proyeksikan penjualan kami naik 25 persen," ujarnya.

Masyarakat Belanja

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis target belanja masyarakat pada akhir 2025 bisa tembus hingga Rp 110 triliun. Angka tersebut bisa dicapai lewat berbagai program belanja yang digiatkan oleh pemerintah dan pelaku usaha.

Hal tersebut dilontarkan Menko Airlangga saat dirinya menyambangi Pondok Indah Mall (PIM) 1, Jakarta Selatan pada Jumat (26/12/2025). Turut hadir pada kesempatan itu, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Widiyanti Putri Wardhana, Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah, hingga Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja.

Airlangga memproyeksikan, program Belanja di Indonesia Saja (BINA) yang diselenggarakan oleh Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) hingga 4 Januari 2026 bisa meraup perputaran uang hingga Rp 30 triliun.

"Kemudian sebelumnya kita ada program Harbolnas, itu juga sekitar Rp 35 triliun, dan ada Every Purchase is Cheap. Jadi sampai akhir tahun kita targetkan antara Rp 110 triliun dibelanjakan," ujar Menko Airlangga.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |