Laporan Liputan6.com dari Chengdu: Harmoni Tradisi dan Metropolitan di Jantung Barat China

8 hours ago 10

Liputan6.com, Chengdu - Nama Chengdu mungkin masih asing di telinga. Kota yang terletak di barat daya China ini memang tak sepopuler kota besar lain di Negeri Tirai Bambu seperti Beijing, Shanghai atau Shenzhen. Namun, kota yang berada di Cekungan Sichuan dan berbatasan dengan Dataran Tinggi Tibet ini justru menyimpan keunikannya tersendiri.

Di sela-sela peluncuran ponsel terbaru OPPO yaitu Find X9 Ultra di Chengdu Open-Air Music Park, jurnalis Liputan6.com berkesempatan merasakan kehangatan dan hiruk pikuk warga di ibu kota Provinsi Sichuan tersebut.

Chengdu memiliki sejarah panjang yang membentang lebih dari 2.300 tahun sejak jaman kerajaan, menjadikannya salah satu dari sedikit kota di dunia yang tidak pernah mengubah nama atau lokasinya sejak pertama kali didirikan.

Saat masa kerajaan di China usai dan memasuki era modern, Chengdu berperan vital sebagai ibu kota cadangan dan pangkalan militer strategis. Pasca berdirinya Republik Rakyat China, Chengdu bertransformasi menjadi pusat industri berat dan kemudian berkembang menjadi pusat teknologi tinggi, dirgantara, dan logistik internasional. Kini, Chengdu bukan hanya kota bersejarah, melainkan metropolis global yang menghubungkan China bagian barat dengan seluruh dunia melalui inisiatif Belt and Road.

Saat jurnalis Liputan6.com berkunjung ke kota tersebut, suasana Chengdu di April 2026 tampil memikat dengan wajah musim semi yang menyegarkan. Kota ini berhasil mempertahankan reputasinya sebagai salah satu kota dengan ritme hidup paling seimbang di Tiongkok.

Di tengah modernitas yang melaju pesat, udara pagi di sepanjang Sungai Jinjiang masih diwarnai dengan pemandangan warga lokal yang berjalan-jalan sambi bercengrama dan aroma teh melati yang menyeruak dari kedai-kedai teh tradisional yang tetap eksis di sudut kota.

Secara ekonomi, Chengdu kini berada di posisi strategis dalam Rencana Pembangunan Ekonomi ke-15 China (2026–2030). Pemerintah pusat telah menetapkan Lingkaran Ekonomi Chengdu-Chongqing sebagai kutub pertumbuhan baru di wilayah barat.

Posisi ini menjadikan Chengdu sebagai pusat inovasi dan budaya global, sekaligus menjadi gerbang utama bagi koridor logistik baru yang menghubungkan China bagian barat langsung dengan pasar Asia Tenggara.

Industri Teknologi Berkembang

Sektor teknologi di Chengdu mengalami lonjakan signifikan, terutama dengan semakin berkembangnya Tianfu Software Park. Sebagai salah satu zona inovasi teknologi terbesar di China, kawasan ini telah bertransformasi menjadi rumah bagi perusahaan rintisan di bidang kecerdasan buatan (AI), gim, dan fintech.

Arsitektur perkantoran yang futuristik di sini tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dengan taman-taman hijau yang luas, menciptakan ekosistem kerja yang mendukung kreativitas talenta muda.

Chengdu juga semakin mengukuhkan diri sebagai "Model Garden City". Konsep pembangunan perkotaan di sini sangat mengutamakan keberlanjutan dan estetika lingkungan. Salah satu ikon barunya adalah Jiaozi Ring dan Twin Towers di Distrik Hi-Tech, yang dikelilingi oleh taman melingkar futuristik.

Meski tak kalah modern dibandingkan dengan kota lain di China, bagi masyarakatnya, kehidupan di Chengdu terasa lebih "santai" dibandingkan dengan kota-kota besar lain di China.

Seorang warga lokal bernama Xi Jian mengatakan, saat ini banyak pensiunan yang memilih tinggal di Chengdu karena ingin mencari kehipuan lebih tenang namun tetap tak ketinggalan soal perkembangan zaman.

"Banyak pensiunan yang tinggal di sini. Mereka mencari ketenangan, menjauh dari ramainya kota besar. Tapi mereka bisa hidup dengan baik di sini," katanya saat berbincang singkat dengan Liputan6.com

Kota Panda

Daya tarik pariwisata tetap menjadi pilar utama bagi kota Cengdu, dengan Panda Raksasa sebagai "duta besarnya". Pusat Penelitian Penangkaran Panda Raksasa Chengdu atau Chengdu Research Base of Giant Panda Breeding tetap menjadi destinasi favorit wisawatan baik lokal maupun asing.

Tempat ini memberikan pengalaman edukasi yang lebih dalam terkait kehidupan panda. Tidak hanya melihat panda, pengunjung dapat menikmati berbagai instalasi yang menceritakan upaya konservasi satwa langka tersebut secara lebih modern.

Bagi pecinta belanja dan gaya hidup, Chengdu juga menjadi panggung bagi merek-merek mewah internasional. Pembukaan flagship store dan mal-mal berkonsep alam seperti Tianfu Garden City Mall menunjukkan kota ini tak ketinggall untuk urusan gaya hidup.

Bahkan katanya, kota ini kini bersaing dengan Shanghai dan Beijing dalam hal pengaruh mode dan gaya hidup kaum urban, namun dengan biaya hidup yang relatif lebih terjangkau bagi para ekspatriat.

Sisi historis dan budaya tetap dijaga dengan sangat apik di kawasan seperti Kota Kuno Jinli dan Gang Kuanzhai. Di sini, arsitektur tradisional Sichuan tetap berdiri kokoh, menyajikan pertunjukan mengubah wajah (Bian Lian) dan kuliner pedas yang autentik. Integrasi antara bangunan kuno dan bisnis modern di area ini menjadi bukti nyata bagaimana Chengdu menghargai warisan masa lalu sambil merangkul masa depan.

Modernisasi Gaya China

Warisan industri kota ini juga mendapatkan kehidupan baru melalui proyek seperti Eastern Suburb Memory. Bekas kompleks pabrik industri ini telah direvitalisasi menjadi distrik seni dan budaya yang dinamis. Gudang-gudang bata merah kini beralih fungsi menjadi galeri seni, studio mode, dan tempat pertunjukan musik langsung, yang menjadikannya pusat kreativitas bagi komunitas anak muda dan seniman lokal.

Transportasi dan konektivitas di Chengdu pun terbilang maju. Jaringan kereta bawah tanah yang luas dan integrasi kereta cepat menuju kota-kota tetangga memudahkan mobilitas jutaan penduduknya. Bandara Internasional Tianfu juga menjadi pusat penerbangan utama di wilayah barat, menghubungkan Chengdu dengan lebih banyak kota di dunia secara langsung tanpa harus melalui pesisir timur. 

Chengdu seolah ingin menjadi representasi sempurna dari "Modernisasi Gaya China". Kota ini menawarkan kualitas hidup yang tinggi, inovasi teknologi yang kompetitif, namun tetap memiliki jiwa yang santai dan hangat.

Dengan perpaduan antara keberhasilan ekonomi dan kelestarian lingkungan, Chengdu membuktikan bahwa kemajuan sebuah metropolis tidak harus mengorbankan ketenangan dan tradisi penduduknya.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |