Lapor ke Airlangga, Tito Beberkan Penyebab Inflasi Juni 2026

11 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melaporkan angka inflasi Juni 2026 ke Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Pemerintah turut mencari cara untuk stabilisasi harga bagi komponen penyumbang inflasi.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Indonesia mengalami inflasi 3,34 persen secara tahunan di Juni 2026. Angka tersebut diakui Tito masih dalam rentang sasaran yang ditetapkan pemerintah yakni 1,5-3,5 persen. Dia turut mengamini ada kenaikan jika dinilai secara bulanan (month to month).

"Memang ada tren naik, dengan penyumbang utamanya adalah sektor transportasi, dan kemudian terutama angkutan udara, mungkin liburan anak-anak kemarin ya, libur sekolah," ujar Tito, ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Selain itu, ada kontribusi inflasi dari bawang putih, minyak goreng, hingga beras. Dia mengatakan, sejumlah cara tengah diramu untuk menjaga harga stabil di masyarakat sehingga tidak menyumbang inflasi. 

"Sekarang lagi dikoordinasikan langkah-langkah untuk menangani masalah angkutan udara. BBM jenis bensin di Juli diturunkan harganya, mudah-mudahan akan berpengaruh juga untuk menurunkan inflasi," tuturnya.

Dia menjelaskan, langkah koordinasi dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional (Bapanas), hingga Perum Bulog. 

Atur Pasokan

Mendagri Tito juga telah memerintahkan jajarannya di daerah untuk mengatur tingkat inflasi. Ada beberapa daerah yang didata mengalami kenaikan harga. 

Dia meminta ada penambahan pasokan bahan-bahan yang mengalami kenaikan di berbagai daerah. Diantaranya wilayah Indonesia Timur dan sebagian Aceh. 

"Kalau saya sudah memberikan arahan kepada semua daerah, kalau target saya daerah-daerah yang tinggi-tinggi, di daerah Timur umumnya tinggi, di Aceh juga tinggi, langkah-langkahnya menambah suplai," ujarnya.

"Juga ada masalah ombak untuk distribusi gelombang di beberapa daerah tertentu, (diusulkan) menggunakan kapal yang lebih besar," imbuh Tito.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |