Liputan6.com, Jakarta - Kereta Api (KA) Kahuripan, kereta api kelas ekonomi bersubsidi (Public Service Obligation/PSO) kini dengan relasi Kiaracondong–Blitar (PP) yang melayani jalur selatan Jawa beroperasi dengan biaya terjangkau. Hal ini sebagai komitmen PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Vice President Corporate Communication Anne Purba menuturkan, KA Kahuripan berperan strategis dalam mendukung mobilitas antardaerah serta memperlancar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah selatan Jawa.
"KA Kahuripan membantu masyarakat menjangkau berbagai pusat kegiatan dengan biaya terjangkau. Layanan ini digunakan untuk kebutuhan perjalanan kerja, pendidikan, kunjungan keluarga, dan wisata, sehingga mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari masyarakat,” kata Anne dikutip dari keterangan resmi, Selasa (27/1/2026).
Berdasarkan publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024–2025, wilayah Jawa Barat bagian selatan, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur menunjukkan dinamika mobilitas penduduk yang konsisten.
Pergerakan tersebut didorong oleh aktivitas ekonomi regional, distribusi pusat pendidikan, serta perkembangan sektor pariwisata domestik. Dalam konteks ini, keberadaan kereta api PSO menjadi faktor penting dalam menjaga keterhubungan wilayah secara efisien dan terjangkau.
Anne menuturkan, jalur selatan Jawa memiliki peran tersendiri dalam struktur ekonomi regional. Banyak daerah di lintas ini bertumpu pada sektor perdagangan lokal, pertanian, UMKM, dan pariwisata berbasis alam serta budaya.
Akses transportasi yang terjangkau mendukung kelancaran arus masyarakat menuju pusat kegiatan ekonomi dan destinasi wisata di sekitar stasiun-stasiun pemberhentian.
"Kereta api memberi kepastian waktu perjalanan, kapasitas angkut yang besar, serta biaya yang lebih terjangkau. Hal ini membantu masyarakat merencanakan perjalanan dengan lebih baik dan mendorong perputaran ekonomi lokal di sekitar wilayah stasiun,” ujar Anne.
Hubungan Kota Besar dengan Daerah
Selain aspek ekonomi, KA Kahuripan juga memiliki nilai sosial yang kuat. Layanan ini menghubungkan kota-kota besar dengan daerah menengah dan kecil di jalur selatan Jawa, sehingga memperluas akses transportasi publik bagi berbagai lapisan masyarakat. Keterhubungan tersebut mendukung pemerataan akses perjalanan antardaerah dan menjaga kesinambungan interaksi sosial.
Sebagai bagian dari layanan PSO, KAI memastikan operasional KA Kahuripan berjalan sesuai standar keselamatan dan pelayanan. Pengelolaan perjalanan dilakukan secara terukur agar mobilitas masyarakat tetap berlangsung aman dan tertib.
"Melalui pengoperasian KA Kahuripan, KAI berkomitmen mendukung kebutuhan perjalanan masyarakat sekaligus memperkuat pergerakan sosial dan ekonomi di jalur selatan Jawa,” ujar Anne.
KAI Tutup 316 Perlintasan Sebidang pada 2025
Sebelumnya, KAI telah menutup 316 perlintasan sebidang yang dinilai rawan kecelakaan melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat dan daerah, kepolisian, TNI, serta kementerian dan lembaga terkait.
Penutupan ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih tertib sekaligus mendukung agenda nasional peningkatan keselamatan transportasi.
Selain itu, setiap perlintasan sebidang adalah ruang temu antara perjalanan dan keselamatan. Di titik inilah peran pengguna jalan dan perjalanan kereta api saling melengkapi untuk menciptakan mobilitas yang aman dan nyaman.
Sepanjang 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperkuat komitmen keselamatan melalui penutupan perlintasan berisiko, peningkatan edukasi publik, serta penguatan penegakan aturan demi melindungi pengguna jalan dan perjalanan kereta api.
KAI memperkuat pendekatan edukatif guna membangun budaya disiplin berlalu lintas. Sepanjang 2025, KAI melaksanakan 2.016 kegiatan sosialisasi keselamatan di sekitar jalur kereta api, 212 kegiatan edukasi ke sekolah, 687 pemasangan spanduk keselamatan, serta 655 kegiatan TJSL di lingkungan stasiun. Seluruh rangkaian ini diarahkan untuk menumbuhkan pemahaman bahwa palang pintu, rambu, dan marka adalah bagian dari sistem perlindungan bersama.
Didukung Kepatuhan dan Partisipasi Publik
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menegaskan keselamatan akan semakin kuat ketika didukung oleh kepatuhan dan partisipasi publik.
"Kami mengajak masyarakat untuk berhenti sejenak di palang pintu, mematuhi rambu, dan menunggu hingga benar-benar aman sebelum melintas. Tindakan sederhana ini adalah bentuk kepedulian terhadap diri sendiri, keluarga, dan sesama pengguna jalan,” ujar Anne.
Dalam mendukung keselamatan operasional, KAI juga melakukan 52 penertiban bangunan liar di area yang berpotensi mengganggu perjalanan kereta api. Penertiban ini merupakan bagian dari pengamanan Ruang Manfaat Jalur Kereta Api (RUMAJA), yaitu area terdekat dengan rel yang digunakan untuk operasional dan perawatan kereta.
Koordinasi Pemda
RUMAJA perlu dijaga tetap tertib dan bersih agar perjalanan kereta api dapat berlangsung lancar. KAI terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk memastikan area ini dimanfaatkan sesuai peruntukannya, demi kenyamanan dan keselamatan bersama.
Ketentuan mengenai RUMAJA diatur dalam Undang Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, dan KAI berkomitmen menjalankannya secara persuasif, edukatif, serta mengedepankan dialog dengan masyarakat.
"Penertiban kami lakukan dengan pendekatan humanis dan kolaboratif. Tujuan utamanya adalah menciptakan ruang yang aman dan tertib bagi semua, bukan sekadar menegakkan aturan,” ujar Anne.
Pelibatan komunitas juga menjadi penguat strategi keselamatan. Hingga kini, KAI membina 56 komunitas railfans dengan 6.455 anggota terdata. Sepanjang 2025, KAI melaksanakan 1.509 kegiatan bersama komunitas, terutama terkait kampanye keselamatan perjalanan dan edukasi publik di lingkungan perkeretaapian.
"Kami percaya, budaya selamat tumbuh dari kebiasaan baik yang dilakukan bersama. Tidak menerobos palang pintu, tidak melintas di jalur rel, dan menjaga area sekitar rel tetap tertib adalah kontribusi nyata masyarakat bagi keselamatan,” Anne menambahkan.
Koordinasi Pemda
RUMAJA perlu dijaga tetap tertib dan bersih agar perjalanan kereta api dapat berlangsung lancar. KAI terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk memastikan area ini dimanfaatkan sesuai peruntukannya, demi kenyamanan dan keselamatan bersama.
Ketentuan mengenai RUMAJA diatur dalam Undang Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, dan KAI berkomitmen menjalankannya secara persuasif, edukatif, serta mengedepankan dialog dengan masyarakat.
"Penertiban kami lakukan dengan pendekatan humanis dan kolaboratif. Tujuan utamanya adalah menciptakan ruang yang aman dan tertib bagi semua, bukan sekadar menegakkan aturan,” ujar Anne.
Pelibatan komunitas juga menjadi penguat strategi keselamatan. Hingga kini, KAI membina 56 komunitas railfans dengan 6.455 anggota terdata. Sepanjang 2025, KAI melaksanakan 1.509 kegiatan bersama komunitas, terutama terkait kampanye keselamatan perjalanan dan edukasi publik di lingkungan perkeretaapian.
"Kami percaya, budaya selamat tumbuh dari kebiasaan baik yang dilakukan bersama. Tidak menerobos palang pintu, tidak melintas di jalur rel, dan menjaga area sekitar rel tetap tertib adalah kontribusi nyata masyarakat bagi keselamatan,” Anne menambahkan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485471/original/079785900_1769507970-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3980735/original/087595500_1648714881-20220331-Laporan-SPT-9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485455/original/004710200_1769507042-Presiden__Direktur_PT_Bank_Central_Asia_Tbk_Hendra_Lembong-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472367/original/051503100_1768364031-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-14_Januari_20262.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485412/original/049679800_1769506033-WhatsApp_Image_2026-01-27_at_15.49.43.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485307/original/013675200_1769502428-Direktur_Jenderal_Pengelolaan_Kelautan_KKP__Koswara.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1360914/original/098618500_1475232909-20160930--Bea-Cukai-Rilis-Temuan-Rokok-Ilegal-Jakarta--Faizal-Fanani-08.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4250369/original/054302000_1670244342-WhatsApp_Image_2022-12-05_at_5.35.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467328/original/054445200_1767872286-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485163/original/076055800_1769496442-Lapangan_Bambu_Merah_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484453/original/024648100_1769429500-tom4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485081/original/069783700_1769494240-WhatsApp_Image_2026-01-21_at_10.51.05.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484880/original/074141600_1769487594-WhatsApp_Image_2026-01-27_at_09.50.39.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3372837/original/091115200_1612913073-WhatsApp_Image_2021-02-10_at_06.19.50__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484452/original/071298200_1769429499-tom2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484243/original/004733500_1769417700-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3545719/original/087868100_1629425274-059440700_1560940276-20190619-Rupiah-Menguat-di-Level-Rp14.264-per-Dolar-AS1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484915/original/056960900_1769488796-WhatsApp_Image_2026-01-27_at_10.56.47.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4693825/original/025517000_1703131329-el_nino.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3172732/original/048313800_1594117392-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4592086/original/067091100_1695951584-WhatsApp_Image_2023-09-29_at_8.27.22_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5369177/original/054391600_1759456407-elon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5408446/original/054909700_1762780494-71c2aa72-026f-4891-89a0-df5854c76daa.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382035/original/080562400_1760525876-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3149802/original/071712000_1591853665-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401396/original/030520700_1762166532-b0c89ad6-57fa-444a-bae3-8f293ca3c51f.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3588886/original/019085400_1633015419-Tes_SKD_CPNS_Kemenko_Marvest.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1630542/original/056622900_1498039155-20170621-PLN-Berikan-Diskon-Biaya-Penyambungan-Tambah-Daya-Antonius-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2976158/original/070337400_1574578011-Ilustrasi_Aparatur_Sipil_Negara.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5296049/original/086416800_1753515958-WhatsApp_Image_2025-07-26_at_14.23.55_53764f73.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383860/original/002019600_1760696485-IMG_2666.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219633/original/084845400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5369483/original/034567100_1759472304-1000117747.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366177/original/014783900_1759219460-PHOTO-2025-09-30-14-39-35.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3632202/original/008777100_1636861919-FOTO.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5186928/original/035658900_1744629096-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_1.jpg)