Liputan6.com, Jakarta - American Airlines memastikan seluruh pesawat yang terdampak kebijakan Airbus Recall 6.000 Pesawat telah menerima pembaruan perangkat lunak dan kembali beroperasi normal. Dalam keterangannya, maskapai itu menyebut hingga Sabtu siang waktu setempat, seluruh 209 pesawat yang terkena dampak sudah selesai diperbaiki.
"Pada pukul 12 siang Waktu Bagian Tengah (CT), tidak ada lagi pesawat yang tersisa untuk diperbarui,“ terang American Airlines dikutip dari CNBC, Minggu (30/1/2025).
Perusahaan juga memastikan tidak ada gangguan operasional lanjutan terkait Emergency Airworthiness Directive tersebut, terutama menjelang puncak arus balik libur Thanksgiving.
Sebelumnya, Airbus mengeluarkan instruksi darurat untuk melakukan pembaruan perangkat lunak pada sekitar 6.000 pesawat seri A320. Langkah ini membuat ribuan penumpang di berbagai negara terlantar, karena maskapai harus menghentikan sementara operasional pesawat yang terdampak.
Instruksi tersebut termasuk yang terbesar dalam 55 tahun sejarah Airbus. Gangguan dipicu fenomena solar flares, yang menyebabkan sejumlah pesawat mengalami anomali pada sistem kendali. Imbasnya terasa signifikan di Asia yang banyak mengoperasikan A320 sebagai tulang punggung layanan jarak pendek.
Jepang hingga India
Selain American Airlines, sejumlah maskapai besar lain juga melaporkan dampak berbeda dari Airbus Recall 6.000 Pesawat. United Airlines memastikan enam pesawatnya terdampak dan memprediksi hanya terjadi gangguan minor pada beberapa penerbangan. Sementara Delta Air Lines menyebut kurang dari 50 armada A320 perlu diperbaiki.
Di Jepang, ANA Holdings membatalkan 95 penerbangan domestik dan memengaruhi 13.200 penumpang. Maskapai tersebut mengoperasikan armada narrow-body Airbus terbesar di negara itu, jauh di atas Japan Airlines yang lebih banyak mengandalkan Boeing.
Di India, Air India menyatakan lebih dari 40 persen pesawat yang terdampak telah diperbarui tanpa perlu melakukan pembatalan penerbangan, meski sejumlah jadwal mengalami penyesuaian. Scoot dari Singapura Airlines Group juga bergerak cepat memperbarui 21 dari 29 pesawat A320 miliknya.
Australia juga Terganggu
Gangguan juga terasa di Australia. Jetstar Airways membatalkan sekitar 90 penerbangan setelah menemukan 34 armada yang membutuhkan pembaruan perangkat lunak terkait Airbus Recall 6.000 Pesawat. Hingga Sabtu sore, 20 pesawat telah kembali siap beroperasi dan sisanya ditargetkan selesai dalam semalam. Kondisi ini diharapkan membuat seluruh jadwal penerbangan kembali normal pada Minggu, 30 November.
Maskapai Virgin Australia yang hanya mengoperasikan empat pesawat A320 memastikan tidak terkena dampak recall tersebut.
Sementara itu, otoritas penerbangan Eropa mengungkapkan recall ini dipicu insiden pada penerbangan JetBlue 30 Oktober lalu yang mengalami “uncommanded and limited pitch down event”. Airbus mengakui tantangan logistik pembaruan massal ini cukup besar dan menyatakan timnya bekerja sepanjang waktu untuk mempercepat pemulihan.
CEO Airbus Guillaume Faury menegaskan pihaknya berkomitmen membantu seluruh maskapai hingga operasional kembali normal sepenuhnya.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4512411/original/053308500_1690191036-20230724_153839__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418442/original/026584200_1763618677-wicked-for-good-movie.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415612/original/089270400_1763382320-033a1940-a31e-482e-a04a-cd8ea7ac3e55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1607800/original/075205400_1496043531-Foto_Liputan6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2724885/original/043387900_1549782641-20190210-Pertamina-Turunkan-Harga-BBM-Angga1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5389971/original/055808800_1761216022-Chief_Operating_Officer__COO__Danantara__Dony_Oskaria.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427787/original/036827400_1764419027-WhatsApp_Image_2025-11-29_at_16.37.03_9b3a21a3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4200228/original/023261200_1666438803-FOTO.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3975025/original/099793100_1648205102-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3194080/original/013571700_1596032591-Foto_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428380/original/028343900_1764498894-WhatsApp_Image_2025-11-30_at_13.49.44_d725c50d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376539/original/061993300_1760007508-AP25282211663907.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4145736/original/042316300_1662224782-4_SPBU.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2981835/original/009330900_1575029583-20191129-Gas-Alam-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427938/original/075267700_1764463386-WhatsApp_Image_2025-11-29_at_22.03.18_6d6e0011.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4156442/original/088611200_1663062671-Emas6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3623436/original/030145300_1636065826-WhatsApp_Image_2021-11-04_at_17.38.11__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428064/original/073951300_1764475393-e3197559-da82-414e-bef4-816875b1465a.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5372719/original/015353300_1759752210-IMG-20251006-WA0013.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1369942/original/091580800_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY5.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5316269/original/095179300_1755230967-1000073188.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3532289/original/028365400_1628161488-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5305552/original/006464400_1754356170-IMG-20250805-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4957031/original/046992800_1727733952-Snapinsta.app_412830169_383580067453328_4605501714941854422_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4592086/original/067091100_1695951584-WhatsApp_Image_2023-09-29_at_8.27.22_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3181749/original/007438500_1594892571-20200716-Rupiah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5321249/original/062289700_1755667530-IMG-20250820-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4465765/original/043413400_1686728194-Gedung_Kemenkeu_Jakarta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5315930/original/011984600_1755179439-4a6f0e71-3a5a-4e3b-ab07-547e802acfa8.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4721216/original/051913900_1705711229-fotor-ai-2024012073928.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5332516/original/077414500_1756509471-1000015044.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344096/original/084598800_1757479183-Screenshot_2025-09-10_113742.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5309500/original/043626700_1754629772-Screenshot_20250808_120506_Chrome.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4693825/original/025517000_1703131329-el_nino.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311627/original/093019500_1754889679-Gx3i8nUXYAAD3b8.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3233958/original/005284500_1599717943-20200910-Jakarta-Tarik-Rem-Darurat_-Ganjil-Genap-Ditiadakan-dan-Transportasi-Umum-Dibatasi-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5332768/original/066977000_1756532035-rus4.jpg)