Liputan6.com, Jakarta - Para menteri energi dari negara-negara Kelompok Tujuh (G7) dijadwalkan menggelar pertemuan virtual pada Selasa pagi untuk membahas kemungkinan pelepasan cadangan minyak strategis. Langkah ini dipertimbangkan untuk mengatasi gangguan pasokan energi global akibat perang Iran.
Dikutip dari CNBC, Selasa (10/3/2026), sumber yang mengetahui pembahasan tersebut mengatakan bahwa langkah pelepasan cadangan minyak menjadi salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan.
Sebelumnya, para menteri keuangan G7 telah menggelar pertemuan pada Senin untuk membahas isu yang sama. Namun, pertemuan tersebut belum menghasilkan keputusan final.
Adapun negara anggota G7 terdiri dari Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat.
Sumber tersebut menyebut pembicaraan di antara negara-negara G7 berlangsung cukup positif. Keputusan terkait pelepasan cadangan minyak kemungkinan akan diambil setelah pertemuan para menteri energi selesai.
Amerika Serikat disebut mendorong pelepasan cadangan minyak secara bersama-sama oleh negara-negara G7.
Usulan AS
Menurut sumber yang dikutip CNBC, pelepasan sekitar 300 juta hingga 400 juta barel minyak dinilai sebagai langkah yang tepat untuk meredam gangguan pasokan energi global.
Jumlah tersebut setara dengan sekitar 25% hingga 30% dari total cadangan minyak strategis yang dimiliki negara-negara tersebut, yakni sekitar 1,2 miliar barel.
Setelah pertemuan para menteri keuangan pada Senin, negara-negara G7 menyatakan kesiapan mereka untuk mengambil langkah guna menjaga stabilitas pasokan energi dunia.
“Kami siap mengambil langkah-langkah yang diperlukan, termasuk untuk mendukung pasokan energi global seperti melalui pelepasan cadangan minyak,” demikian pernyataan bersama para menteri keuangan G7.
Penutupan Selat Hormuz Picu Krisis Pasokan Energi
Harga minyak dunia sebelumnya melonjak hingga menembus USD100 per barel setelah Selat Hormuz ditutup akibat ancaman dari Iran. Jalur laut strategis tersebut menjadi salah satu rute distribusi energi paling penting di dunia.
Namun pada perdagangan Senin, harga minyak sempat turun karena pasar memperkirakan negara-negara besar akan melepas cadangan minyak strategis.
Minyak mentah AS terakhir diperdagangkan di sekitar USD95 per barel, sementara minyak Brent sebagai patokan global berada sedikit di bawah USD100 per barel.
Menurut analisis perusahaan konsultan energi Rapidan, penutupan Selat Hormuz memicu gangguan pasokan minyak terbesar dalam sejarah.
Sekitar 20% konsumsi minyak dunia biasanya diekspor melalui jalur sempit tersebut.
Satu-satunya Opsi
Para analis Rapidan juga menilai situasi saat ini berbeda dengan krisis energi sebelumnya karena hampir tidak ada kapasitas cadangan produksi yang bisa menggantikan pasokan yang hilang.
Cadangan minyak strategis Amerika Serikat sendiri saat ini hanya sekitar 415 juta barel atau sekitar 58% dari kapasitas maksimal 714 juta barel.
Karena itu, negara-negara anggota Badan Energi Internasional (IEA) diperkirakan akan menghadapi tekanan besar untuk melepas cadangan minyak strategis mereka sebagai satu-satunya opsi yang tersisa untuk menstabilkan pasokan energi global.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5440453/original/006723600_1765434311-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4723195/original/090971800_1705922161-fotor-ai-20240122181449.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526303/original/073481300_1773116793-WhatsApp_Image_2026-03-10_at_10.00.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525526/original/081163700_1773044736-Menteri_Keuangan__Purbaya_Yudhi_Sadewa-9_Maret_2026b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526183/original/056227500_1773114146-d1924f23-047f-46c5-817a-0a33baec9952.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4881569/original/094570800_1719967258-fotor-ai-2024070373820.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5261710/original/035993300_1750682218-AP23139497807079.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472766/original/082116700_1768375313-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4375853/original/035596900_1680074819-Warga_mulai_berburu_penukaran_uang_baru-ANGGA_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5261711/original/021340900_1750682308-AP23139497868577.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5255248/original/028444300_1750153123-kapal__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522304/original/046186800_1772753122-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4845577/original/018993300_1716900254-731d0cc1-b6be-443b-9551-63d55b7f62e1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4980632/original/088675900_1729925953-3c4be2dd-02e9-4dde-98e4-1b2a557f2b63.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525770/original/007448300_1773063268-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3596916/original/034110900_1633708611-Ilustrasi_Miliarder_atau_Orang_Terkaya_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525528/original/090966500_1773044841-Menteri_Keuangan__Purbaya_Yudhi_Sadewa-9_Maret_2026-c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525603/original/093273900_1773046691-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453610/original/007869400_1766482737-1a2f8c2a-8c24-4682-9524-a65d9f0750e8.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5408446/original/054909700_1762780494-71c2aa72-026f-4891-89a0-df5854c76daa.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/976573/original/043185800_1441279137-harga-emas-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3648590/original/013335800_1638268938-20211130-Listrik-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2961002/original/082496400_1573113383-20191107-Pembelian-Sukuk-Tabungan-Seri-ST-006-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3546286/original/004546200_1629449459-Warren_Buffet.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1043408/original/005104300_1446622303-20151104-OJK-AY-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4156442/original/088611200_1663062671-Emas6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2853423/original/042414500_1563172222-logo_polri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5369149/original/065496000_1759453553-WhatsApp_Image_2025-10-03_at_08.03.58.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5426349/original/015413400_1764302595-Tumbler_Tuku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5251040/original/029055300_1749781714-WhatsApp_Image_2025-06-13_at_08.54.41.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4147878/original/074965600_1662436164-Cek_Bansos_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5408219/original/084871800_1762766172-Menteri_ESDM_Bahlil_Lahadalia-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5295262/original/098760000_1753431699-Gemini_Generated_Image_mluj6mluj6mluj6m.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/976571/original/042940100_1441279137-harga-emas-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5426784/original/044200700_1764317615-1.jpg)