Harga Emas Perhiasan Hari Ini 27 Februari 2026: Bandingkan di Raja Emas dan Laku Emas!

21 hours ago 16

Liputan6.com, Jakarta - Para investor dan pecinta perhiasan emas kembali menyoroti pergerakan harga emas perhiasan pada hari Jumat, 27 Februari 2026. Informasi terkini mengenai harga emas sangat krusial, baik untuk tujuan investasi maupun pembelian pribadi.

Fluktuasi harga ini dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi global dan lokal, menjadikannya komoditas yang selalu menarik perhatian. Untuk diketahui, mengutip CNBC, Jumat (27/2/2026), harga emas dunia di pasar spot tercatat di level USD 5.168,72 per ounce. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April ditutup melemah 0,6% ke posisi USD 5.194,20 per ounce.

Untuk memberikan gambaran yang komprehensif, Liputan6.com telah merangkum daftar harga emas perhiasan dari dua toko emas terkemuka di Indonesia, yaitu Raja Emas Indonesia dan Laku Emas.

Data ini menyajikan rincian harga berdasarkan kadar karat yang berbeda, mulai dari 5 Karat (K) hingga 24K, memberikan panduan bagi Anda yang ingin bertransaksi emas hari ini.

Perbandingan harga antara kedua penyedia ini menjadi penting, mengingat adanya perbedaan kebijakan harga beli dan harga jual yang ditawarkan. Dengan memahami rincian ini, masyarakat dapat membuat keputusan yang lebih tepat dalam aktivitas jual beli emas perhiasan mereka.

Daftar Harga Beli Emas Perhiasan di Raja Emas Indonesia

Raja Emas Indonesia merilis harga beli emas per gram pada Jumat, 27 Februari 2026, pukul 07:02:30 AM. Harga beli ini berlaku untuk berbagai kadar karat, memberikan fleksibilitas bagi konsumen yang ingin menjual emas perhiasan mereka.

Berikut adalah rincian harga beli emas per gram berdasarkan kadar karat yang ditawarkan oleh Raja Emas Indonesia:

  • Kadar 24K*: Rp 2.695.000
  • Kadar 24K: Rp 2.530.000
  • Kadar 23K: Rp 2.255.000
  • Kadar 22K: Rp 2.156.000
  • Kadar 21K: Rp 2.060.000
  • Kadar 20K: Rp 1.961.000
  • Kadar 19K: Rp 1.862.000
  • Kadar 18K: Rp 1.766.000
  • Kadar 17K: Rp 1.667.000
  • Kadar 16K: Rp 1.568.000
  • Kadar 15K: Rp 1.472.000
  • Kadar 14K: Rp 1.373.000
  • Kadar 13K: Rp 1.275.000
  • Kadar 12K: Rp 1.178.000
  • Kadar 11K: Rp 1.079.000
  • Kadar 10K: Rp 981.000
  • Kadar 9K: Rp 884.000
  • Kadar 8K: Rp 785.000
  • Kadar 7K: Rp 687.000
  • Kadar 6K: Rp 590.000
  • Kadar 5K: Rp 492.000

Harga beli emas perhiasan ini menunjukkan nilai yang akan diterima konsumen saat menjual kembali emasnya. Perlu diingat bahwa harga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar emas global dan lokal.

Perbandingan Harga Jual Emas Fisik di Laku Emas

Berbeda dengan Raja Emas Indonesia, Laku Emas menyajikan harga jual emas fisik per gram pada hari Jumat, 27 Februari 2026, pukul 06:50 WIB. Harga ini menjadi acuan bagi konsumen yang berencana membeli emas perhiasan atau investasi emas batangan.

Berikut adalah rincian harga jual emas per gram berdasarkan kadar yang ditawarkan oleh Laku Emas:

  • Kadar 24K (99%): Rp 2.620.000
  • Kadar 23K: Rp 2.253.000
  • Kadar 22K: Rp 2.154.000
  • Kadar 21K: Rp 2.060.000
  • Kadar 20K: Rp 1.960.000
  • Kadar 19K: Rp 1.861.000
  • Kadar 18K: Rp 1.761.000
  • Kadar 17K: Rp 1.662.000
  • Kadar 16K: Rp 1.562.000
  • Kadar 15K: Rp 1.464.000
  • Kadar 14K: Rp 1.366.000
  • Kadar 13K: Rp 1.268.000
  • Kadar 12K: Rp 1.169.000
  • Kadar 11K: Rp 1.069.000
  • Kadar 10K: Rp 972.000
  • Kadar 9K: Rp 872.000

Perbedaan antara harga beli dan harga jual adalah hal yang umum dalam transaksi emas. Konsumen disarankan untuk membandingkan harga dari berbagai sumber sebelum melakukan transaksi.

Memahami Fluktuasi Harga Emas Perhiasan

Harga emas perhiasan tidak selalu stabil; ia dapat berfluktuasi karena berbagai faktor ekonomi dan geopolitik. Salah satu faktor utama yang memengaruhi harga emas adalah permintaan dan penawaran global. Permintaan yang tinggi dari industri perhiasan, investor, serta bank sentral dapat mendorong kenaikan harga.

Selain itu, nilai tukar mata uang juga memiliki peran signifikan. Emas sering dianggap sebagai aset lindung nilai (safe haven) saat terjadi ketidakpastian ekonomi atau pelemahan mata uang. Kebijakan moneter bank sentral, seperti perubahan suku bunga atau program pembelian aset, juga dapat memengaruhi daya tarik emas sebagai investasi.

Kondisi ekonomi makro, seperti inflasi atau deflasi, serta peristiwa geopolitik global, turut berkontribusi pada pergerakan harga emas. Oleh karena itu, bagi calon pembeli maupun investor emas perhiasan, penting untuk terus memantau tren harga dan berita ekonomi agar dapat mengambil keputusan terbaik dalam setiap transaksi.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |