Harga Emas Antam Hari Ini 6 Januari 2026 Kembali Melambung, Siap Cetak Rekor Lagi!

1 day ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas batangan yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau harga emas Antam hari ini, Selasa (6/1/2026) kembali terbang tinggi. Pada perdagangan kemarin, harga emas Antam melonjak Rp 27.000.

Harga emas Antam pada hari ini naik Rp 34.000 dan dipatok Rp 2.549.000 per gram. Sedangkan pada perdagangan kemarin, harga emas Antam dipatok Rp 2.515.000 per gram.

Sedangkan harga buyback emas Antam juga naik Rp 34.000 di level Rp 2.405.000. Harga buyback ini adalah jika Anda ingin menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 2.405.000 gram.

Untuk diketahui, rekor tertinggi harga emas Antam sebelumnya dicetak pada perdagangan Sabtu, 27 Desember 2025. Harga emas Antam di angka Rp 2.605.000 per gram. Sedangkan harga buyback emas Antam Rp 2.464.000 per gram.

Informasi mengenai harga emas Antam ini bersumber dari situs resmi Logam Mulia, unit bisnis PT Aneka Tambang Tbk. Dengan demikian, data yang disajikan memiliki akurasi dan kredibilitas yang tinggi bagi publik.

Daftar harga emas Antam hari ini, Selasa 6 Januari 2026:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 1.307.000.
  • Harga emas 1 gram: Rp 2.515.000.
  • Harga emas 2 gram: Rp 4.970.000.
  • Harga emas 3 gram: Rp 7.430.000.
  • Harga emas 5 gram: Rp 12.350.000.
  • Harga emas 10 gram: Rp 24.645.000.
  • Harga emas 25 gram: Rp 61.487.000.
  • Harga emas 50 gram: Rp 122.895.000.
  • Harga emas 100 gram: Rp 245.712.000.
  • Harga emas 250 gram: Rp 614.015.000.
  • Harga emas 500 gram: Rp 1.227.820.000.
  • Harga emas 1.000 gram: Rp 2.455.600.000.

Harga Emas Melonjak ke Level Tertinggi Usai Serangan AS ke Venezuela

Harga emas dunia melonjak ke level tertinggi dalam sepekan pada perdagangan Senin, setelah serangan Amerika Serikat (AS) ke Venezuela meningkatkan daya tarik emas sebagai aset lindung nilai atau safe haven.

Mengutip CNBC, Selasa (6/1/2026), harga emas di pasar spot naik 2,7% ke posisi USD 4.444,52 per ons, setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi sejak 29 Desember. Sebelumnya, emas mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di level USD 4.549,71 per ons pada 26 Desember.

Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari ditutup menguat 2,8% ke level USD 4.451,5 per ons.

Analis menilai ketegangan geopolitik terbaru menjadi pemicu utama lonjakan harga emas.

“Situasi di sekitar Venezuela jelas mengaktifkan kembali permintaan aset safe haven. Hal ini terjadi di tengah kekhawatiran yang sudah ada terkait geopolitik, pasokan energi, dan kebijakan moneter,” ujar trader logam mulia Heraeus Metals Germany Alexander Zumpfe.

Sepanjang tahun lalu, harga emas tercatat melonjak 64%. Kenaikan tersebut didorong oleh konflik geopolitik global serta siklus pelonggaran suku bunga oleh bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed).

Ekspektasi penurunan suku bunga yang lebih dalam, ditambah aksi pembelian bank sentral dan aliran dana ke ETF emas, turut menopang harga.

Harga Perak juga Melonjak

AS diketahui melancarkan serangan ke Venezuela pada Sabtu lalu dan menggulingkan Presiden Nicolas Maduro. Presiden Donald Trump bahkan memperingatkan akan ada serangan lanjutan jika Caracas menolak membuka industri minyaknya dan menghentikan perdagangan narkoba.

Ke depan, pelaku pasar menanti rilis data tenaga kerja AS, nonfarm payrolls, pada Jumat. Pasar saat ini memperkirakan setidaknya dua kali pemangkasan suku bunga The Fed tahun ini.

Selain emas, harga perak melonjak 5,2% ke USD 76,37 per ons. Platinum naik 5,9% ke USD 2.269,55 per ons, sementara paladium menguat 3,4% ke USD 1.694,75 per ons.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |