BRI Dampingi UMKM Diopeni, Tenun Lurik Naik Kelas dan Berdayakan Perempuan

2 hours ago 4

Perkembangan pesat Diopeni tidak lepas dari dukungan penuh BRI. Sejak 2017, Peni aktif mengikuti pembinaan di Rumah BUMN BRI Malang. Bagi Peni, tempat ini bukan sekadar pusat pelatihan, melainkan rumah bagi para pelaku UMKM untuk saling berkolaborasi dan naik kelas secara cuma-cuma.

"Di BRI, wadahnya benar-benar nyata. Pelatihannya sangat lengkap karena menyesuaikan kebutuhan UMKM, mulai dari cara tata kelola keuangan, business plan, hingga strategi pemasaran di media sosial. Bahkan, kami difasilitasi pengurusan legalitas seperti sertifikasi Halal dan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) secara gratis," jelas Peni.

Selain menjadi peserta, dedikasi Peni di dunia kriya juga membuatnya kerap dipercaya oleh pihak BUMN untuk menjadi pemateri pelatihan bagi pelaku UMKM lainnya.

Dukungan permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI juga menjadi faktor penentu ekspansi usahanya. Peni telah memanfaatkan fasilitas KUR sebanyak dua kali untuk memperkuat struktur bisnisnya. Modal usaha dari BRI juga dialokasikan secara strategis untuk merenovasi huniannya dengan membangun mini galeri.

"Meskipun lokasi usaha saya berada di dalam gang, kehadiran mini galeri di rumah hasil dukungan BRI ini terbukti meningkatkan kepercayaan konsumen. Pernah ada rombongan ibu-ibu sampai membawa tiga mobil masuk ke gang hanya untuk melihat koleksi kami secara langsung," kenangnya. Peni kini telah mengubah fungsi ruang tamu pribadinya menjadi area pajang yang profesional dengan deretan manekin dan rak display yang tertata rapi.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menjelaskan bahwa, kehadiran Rumah BUMN BRI ditujukan sebagai wadah kolaboratif bagi para pelaku usaha agar mampu meningkatkan kapasitas sekaligus daya saing bisnis. Inisiatif ini disusun untuk mendukung UMKM dalam memperluas jaringan serta menangkap peluang di tengah persaingan pasar yang kian ketat.

Ia juga menekankan bahwa pembinaan UMKM menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan BRI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Hingga saat ini, BRI tercatat telah membina 54 Rumah BUMN serta menggelar lebih dari 18.218 pelatihan bagi pelaku UMKM di berbagai wilayah Indonesia.

“Melalui peningkatan literasi, digitalisasi, dan kemudahan akses, UMKM didorong untuk memperkuat daya saing dan menghasilkan nilai tambah di pasar. Kisah pelaku usaha Diopeni jadi kisah inspiratif yang dapat direplika oleh pelaku usaha lainnya di berbagai daerah,” pungkasnya.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |