Banjir Sumatera: Distribusi BBM Tersendat, Pertamina Alihkan Pasokan

1 day ago 9

Liputan6.com, Jakarta PT Pertamina Patra Niaga mengakui distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG terkendala imbas banjir Sumatra dan longsor di sejumlah titik di Sumatera Utara dan Aceh. Pengalihan rute hingga penambahan armada pengiriman pun dilakukan.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Domatubun menyampaikan, ada jalur distribusi terdampak banjir dan longsor, serta sebagian jalur diberlakukan buka-tutup jalan. Alhasil, Pertamina mengalihkan pasokan dari sejumlah lokasi integrated terminal (IT) dan terminal BBM atau fuel terminal (FT) lokasi lain.

"Alih suplai (rerouting) melalui IT Lhokseumawe, IT Dumai, FT Siantar, FT Kisaran, dan FT Sibolga," kata Roberth saat dihubungi Liputan6.com, Jumat (28/11/2025).

Kemudian, Pertamina juga menambah penugasan kapal suplai tambahan, termasuk kapal domestik, untuk mempercepat suplai ke terminal-terminal terdampak. Lalu, optimalisasi shifting produk, khususnya di wilayah yang mengalami keterbatasan jenis produk.

Roberth memastikan Pertamina terus berkoordinasi intensif dengan kepolisian, BPBD, dan pemerintah daerah untuk memastikan kelancaran distribusi di jalur yang terdampak. Serta melakukan pemantauan ketat stok BBM dan LPG di seluruh wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).

"Kesiapsiagaan tim operasi di daerah rawan bencana, termasuk penyiapan alternatif rute distribusi apabila akses utama kembali terganggu," ujarnya.

Minta Masyarakat Tenang

Atas strategi tersebut, Roberth meminta masyarakat tetap tenang terhadap pasokan BBM dan LPG. Dia juga berharap masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM maupun LPG sesuai kebutuhan wajar. Jika terdapat kendala layanan di lapangan, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135," tutur dia.

"Pertamina Patra Niaga Sumbagut akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan penyaluran energi tetap berlangsung di tengah kondisi cuaca yang dinamis dan tantangan akses distribusi di wilayah Aceh-Sumut," imbuh Roberth.

Terminal BBM Pertamina Aman Tapi Distribusi Tertahan

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) memastikan tidak ada fasilitas operasi seperti terminal BBM yang rusak akibat banjir dan longsor di Aceh dan Sumatera Utara. Namun, proses distribusi BBM terkendala di beberapa daerah.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Domatubun memastikan tidak ada kerusakan di fasilitas operasi milik perusahaan di dua wilayah, Aceh dan Sumatera Utara.

"Seluruh fasilitas tetap beroperasi normal, sementara tantangan utama lebih banyak berasal dari akses distribusi yang terhambat di beberapa titik akibat banjir dan longsor," kata Roberth saat dihubungi Liputan6.com, Jumat (28/11/2025).

Jalur Distribusi yang Terdampak

Dia mengatakan, jalur distribusi BBM ada yang terdampak bajir dan longsor, serta ada beberapa lintasan yang diterapkan buka-tutup jalan. Diantaranya, jalur Sibolga-Tarutung, Padang Sidempuan-Tapanuli Selatan, dan beberapa titik di Aceh dengan sistem buka-tutup jalan.

"Selain itu, cuaca ekstrem di perairan Belawan juga menyebabkan keterlambatan sandar kapal suplai yang berdampak pada jadwal pasokan ke FT Medan, FT Kisaran, dan FT Pematang Siantar," kata Roberth.

Dia turut menyampaikan keprihatinan dan empati yang mendalam atas bencana banjir dan longsor di Aceh dan Sumatera Utara. "Saat ini pemantauan kami lakukan secara intensif bersama pemerintah daerah, BPBD, dan instansi terkait di wilayah terdampak," tuturnya.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |