Bahlil Lahadalia Siap Tarik Minyak dari Rusia hingga AS

4 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bersyukur Indonesia telah mengamankan pasokan minyak mentah (crude) dari Rusia. Tak hanya dengan Rusia, pemerintah disebutnya juga telah menjajaki pembelian minyak mentah dengan negara lain, termasuk Amerika Serikat (AS).

Bahlil menceritakan, dirinya telah melakukan pertemuan dengan Menteri Energi Rusia, Sergey Tsivilev. Hasilnya, Rusia sepakat untuk mendukung pembelian minyak mentah oleh Indonesia. 

"Dan ini kita lakukan juga di negara lain, termasuk di Amerika. Kenapa? Dalam posisi geopolitik yang tidak menentu, kita tidak bisa mengharapkan hanya satu negara," kata Bahlil di kantornya, Jakarta, Jumat (17/4/2026).

"Jadi ada sebuah diversifikasi. Jadi Insya Allah crude kita akan semakin membaik," dia menegaskan. 

Menurut dia, Indonesia sebagai negara yang menganut kebijakan politik luar negeri bebas aktif membuka pintu untuk berkolaborasi dengan siapapun.  

"Saya katakan bahwa Indonesia dalam hubungan global itu menganut politik bebas aktif, tapi juga menganut ekonomi bebas aktif.Itu sebagai konsekuensi daripada sebuah negara yang independen, yang mau berkawan semuanya," tuturnya. 

Mode Bertahan

Bahlil menilai, situasi saat ini tengah menghadapi ketidakpastian geopolitik global. Oleh karenanya, banyak negara sedang dalam mode bertahan. 

"Ini survival mode. Jangan karena kita berbicara tentang harga turun, kemudian kita menggantungkan lagi. Sekarang siapa yang bisa menjamin hari ini harga turun, besok terjadi gejolak apa lagi?" ungkapnya. 

Oleh karenanya, setiap negara kini berupaya untuk menjaga kedaulatan energinya masing-masing. Sehingga, pemerintah berupaya melakukan penjajakan kerja sama energi dengan negara yang sudah menyelesaikan masalah internalnya. 

"Karena kita tidak bisa menggantungkan nasib kita kepada negara lain, orang akan bisa membantu kita ketika dia juga punya kebutuhan (sudah) selesai. Tapi ketika dia punya kebutuhan tidak selesai, bagaimana mungkin membantu kita. Atas arah Bapak Presiden, kami tidak ingin mengambil resiko," ucapnya. 

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |