Asosiasi Pengusaha Kemitraan dan Lisensi Indonesia Resmi Berdiri

2 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah pesatnya pertumbuhan model bisnis kemitraan dan lisensi di Indonesia, kebutuhan akan tata kelola yang sehat, berkeadilan, dan berorientasi jangka panjang menjadi semakin mendesak.

Menjawab tantangan tersebut, Asosiasi Pengusaha Kemitraan dan Lisensi Indonesia (APKELINDO) resmi hadir sebagai wadah kolaborasi, pembinaan, dan penguatan ekosistem kemitraan nasional.

Berkantor pusat di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, APKELINDO lahir dari kesadaran kolektif para pengusaha bahwa industri kemitraan tidak dapat lagi berjalan sendiri-sendiri, tanpa standar, dan tanpa forum strategis yang mampu menjembatani kepentingan pelaku usaha, mitra, serta pemangku kebijakan.

Selama satu dekade terakhir, model kemitraan dan lisensi telah menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ribuan merek lahir, berkembang, dan berekspansi melalui skema kemitraan, membuka peluang usaha baru sekaligus memperluas lapangan kerja.

Namun dibalik pertumbuhan tersebut, masih terdapat berbagai tantangan mendasar, mulai dari ketimpangan informasi, lemahnya pendampingan bagi mitra, hingga perbedaan pemahaman dalam implementasi sistem kemitraan yang adil dan berkelanjutan.

Lahir dari Kebutuhan

Pembentukan APKELINDO bukanlah proses instan. Organisasi ini lahir dari rangkaian diskusi panjang, pertukaran gagasan, serta refleksi mendalam para pelaku industri yang telah lama berkecimpung di dunia kemitraan dan lisensi.

Para pendiri sepakat bahwa Indonesia membutuhkan sebuah asosiasi yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat berhimpun, tetapi juga sebagai penjaga nilai, standar, dan etika dalam industri kemitraan.

Dalam forum pendirian, para anggota secara mufakat menunjuk Muhtar Ismanto sebagai Ketua Umum APKELINDO. Penunjukan ini didasarkan pada rekam jejak dan pengalaman panjang beliau di industri kemitraan dan lisensi nasional, yang telah dikenal luas oleh para pelaku usaha lintas sektor.

Disisi lain, APKELINDO juga diperkuat oleh Venjii Hernando sebagai Dewan Pembina, yang diharapkan mampu memberikan panduan strategis, pandangan kebijakan, serta arahan jangka panjang bagi organisasi.

“APKELINDO lahir dari kebutuhan nyata di lapangan. Kami melihat industri ini tumbuh cepat, tetapi belum sepenuhnya ditopang oleh sistem yang kuat. Melalui asosiasi ini, kami ingin membangun fondasi yang sehat bagi seluruh pelaku usaha kemitraan,” ujar Muhtar Ismanto, Ketua Umum APKELINDO.

Keanggotaan Awal dan Arah Pertumbuhan

Saat pertama kali diresmikan, APKELINDO telah menghimpun 17 perusahaan di Indonesia sebagai anggota pendiri. Perusahaan-perusahaan ini berasal dari berbagai sektor usaha yang menjalankan model kemitraan dan lisensi, mulai dari kuliner, ritel, jasa, hingga sektor pendukung lainnya.

Jumlah tersebut bukanlah angka final. APKELINDO sejak awal dirancang sebagai organisasi yang terbuka dan inklusif. Mulai awal Januari 2026, APKELINDO akan membuka pendaftaran anggota baru, yang selanjutnya akan dilakukan secara berkala setiap kuartal. Skema ini diharapkan dapat menjaga kualitas keanggotaan sekaligus memastikan pertumbuhan organisasi yang terukur.

Keanggotaan APKELINDO tidak hanya ditujukan bagi pemilik merek besar, tetapi juga bagi pelaku usaha yang memiliki komitmen terhadap praktik kemitraan yang adil, transparan, dan berorientasi jangka panjang.

Lebih dari Sekadar Networking

Berbeda dengan asosiasi pada umumnya, APKELINDO dirancang untuk memberikan manfaat konkret dan aplikatif bagi anggotanya. Networking hanyalah salah satu pintu masuk. Di balik itu, APKELINDO menawarkan ekosistem dukungan yang komprehensif.

Anggota APKELINDO akan mendapatkan bimbingan langsung dari pengusaha senior yang telah melewati berbagai fase pertumbuhan bisnis. Pendampingan ini mencakup strategi pengembangan usaha, pengelolaan kemitraan, hingga mitigasi risiko bisnis.

Selain itu, APKELINDO juga menyediakan akses bantuan hukum dan perpajakan, yang menjadi kebutuhan krusial dalam menjalankan bisnis kemitraan. Aspek legal dan kepatuhan sering kali menjadi tantangan bagi pelaku usaha, baik pemilik merek maupun mitra. Melalui asosiasi ini, anggota diharapkan dapat menjalankan usaha dengan lebih aman dan terstruktur.

Manfaat lainnya adalah akses harga terbaik untuk berbagai kebutuhan usaha, mulai dari perlengkapan dan peralatan, bahan baku, jasa kontraktor, hingga vendor pendukung lainnya. Efisiensi biaya menjadi salah satu kunci keberlanjutan usaha, terutama bagi bisnis yang tengah melakukan ekspansi.

Siapkan Database Calon Mitra Usaha

Tak kalah penting, APKELINDO juga menghadirkan database calon mitra usaha, yang dirancang untuk mempertemukan pemilik usaha dengan mitra potensial yang telah melalui proses kurasi.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap anggota benar-benar merasakan nilai tambah dari keanggotaan APKELINDO. Manfaatnya harus nyata, bisa dirasakan, dan berdampak langsung pada pengembangan usaha,” kata Venjii Hernando, Dewan Pembina APKELINDO.

Menata Sistem, Menguatkan Kepercayaan

Salah satu misi utama APKELINDO adalah berkontribusi aktif dalam penyempurnaan sistem kemitraan dan lisensi di Indonesia. Hal ini mencakup penyusunan rekomendasi praktik terbaik, peningkatan literasi kemitraan, serta dialog konstruktif dengan berbagai pemangku kepentingan.

Kepercayaan merupakan pondasi utama dalam bisnis kemitraan. Tanpa sistem yang jelas dan komunikasi yang sehat, hubungan antara pemilik usaha dan mitra berpotensi menimbulkan konflik. APKELINDO memposisikan diri sebagai penghubung yang kredibel, yang mampu menjembatani kepentingan kedua belah pihak.

Dalam jangka panjang, asosiasi ini juga diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dan regulator dalam merumuskan kebijakan yang mendukung pertumbuhan industri kemitraan secara berkelanjutan.

Kontribusi Nyata bagi UMKM Indonesia

Lebih dari sekadar asosiasi pengusaha, Apkelindo membawa visi besar untuk mendukung kemajuan dan perkembangan UMKM Indonesia. Model kemitraan yang sehat diyakini dapat menjadi salah satu jalan tercepat bagi UMKM untuk naik kelas, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing.

Dengan pendekatan kolaboratif, APKELINDO ingin memastikan bahwa pertumbuhan bisnis tidak hanya dinikmati oleh pemilik merek, tetapi juga oleh para mitra dan pelaku UMKM yang menjadi bagian dari ekosistem tersebut.

Menuju Ekosistem Kemitraan yang BerkelanjutanKe depan, APKELINDO akan fokus pada penguatan internal organisasi, peningkatan kualitas layanan bagi anggota, serta perluasan kolaborasi dengan berbagai pihak. Melalui pendekatan profesional, transparan, dan berorientasi jangka panjang, APKELINDO optimistis dapat menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan ekosistem kemitraan dan lisensi nasional.

Dengan semangat kebersamaan dan visi yang jelas, APKELINDO menatap masa depan sebagai asosiasi yang tidak hanya berpengaruh, tetapi juga relevan dan berdampak nyata bagi dunia usaha Indonesia.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |