Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter menyoroti masih maraknya kecelakaan di perlintasan sebidang dan temperan di jalur kereta api pada 2025.
"Menurut data yang kami catat, selama tahun 2025 kemarin telah terjadi penemperan sebanyak 54 kejadian di perlintasan sebidang dan jalur KA untuk area Jabodetabek," ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, Jumat (9/1/2026).
Menilik data tersebut, Karina mengimbau masyarakat yang menggunakan kendaraan bermotor untuk mematuhi peraturan lalu lintas di perlintasan sebidang dengan tujuan menjaga keselamatan bersama.
Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), kendaraan bermotor wajib mendahulukan perjalanan kereta api saat akan melintas di perlintasan sebidang.
"Selain itu, beraktivitas di sekitar jalur rel juga sangat membahayakan keselamatan baik untuk masyarakat maupun perjalanan kereta api itu sendiri. Karena berbahaya dan mengganggu perjalanan kereta, seperti berjalan, berfoto, atau berjualan di rel, mengingat rel adalah jalur steril dan kereta api tidak bisa berhenti mendadak," imbau dia.
Aturan larangan beraktivitas di jalur KA juga diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Terutama Pasal 181 Ayat (1) yang melarang orang berada di ruang manfaat jalur KA untuk aktivitas non-operasional, dan Pasal 199 yang menjatuhkan sanksi pidana penjara hingga 3 bulan atau denda Rp 15 juta bagi pelanggar.
Sosialisasi Keselamatan
Untuk mencegah kejadian tersebut, KAI Commuter secara rutin telah melakukan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang dan keselamatan di jalur KA.
"Sepanjang 2025 kemarin, lebih dari 16 kegiatan sosialisasi yang dilakukan dengan menggandeng pihak terkait dan Komunitas Pecinta Kereta binaan KAI Commuter di seluruh wilayah operasional," imbuh Karina.
Adapun pada 2025, KAI Commuter telah melakukan edukasi kepada 1.717 siswa dan siswi untuk dibekali pengetahuan seputar keamanan dan keselamatan dalam menggunakan transportasi publik, serta aturan dan tata tertib menggunakan KRL Commuter Line.
KAI Commuter Operasikan 2 KRL Baru Made in Indonesia untuk Rute Bogor
Sebelumnya, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter mengoperasikan dua rangkaian (trainset) KRL baru yang diproduksi oleh PT INKA (Persero), untuk layanan KRL Commuter Line Jabodetabek lintas Bogor mulai Selasa, 16 Desember 2025.
Dengan nomor seri CLI-225 ini, KRL baru buatan dalam negeri ini telah selesai sertifikasi keselamatan dan kelayakan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Direktur Utama KAI Commuter Mochamad Purnomosidi menyampaikan, pengoperasian sarana KRL baru ini dilakukan setelah sertifikasi kelayakan dan keselamatan diperoleh dari Kemenhub.
Sertifikasi ini didapat setelah menjalani proses uji coba dinamis sesuai dengan Permenhub Nomor PM 49 Tahun 2023 tentang Standar, Tata Cara Pengujian, dan Sertifikasi Kelaikan Kereta Api Kecepatan Normal dengan Penggerak Sendiri oleh DJKA.
"Mulai Selasa, 16 Desember 2025 KAI Commuter mulai melaksanakan pengoperasian secara reguler sarana KRL baru CLI-225 produksi PT INKA pada lintas Bogor," jelas Purnomosidi, Selasa (16/12/2025).
Layani 8 Perjalanan per Hari
Pada pengoperasian Sarana KRL baru tersebut di tahap awal akan dioperasikan pada trainset (TS) loop 20 dan TS loop 22 relasi Depok/Bogor-Manggarai/Jakarta Kota.
"Total sebanyak 8 perjalanan per harinya akan dilayani dengan Sarana KRL CLI-225 pada lintas tersebut," imbuh Purnomosidi.
Dengan penambahan ini, KAI Commuter kini total mengelola sebanyak 100 rangkaian KRL dengan sebanyak 1.064 unit kereta tiap harinya. Jumlah tersebut untuk memenuhi jadwal perjalanan sebanyak 1.063 perjalanan di seluruh lintas layanan.
Nomor seri KRL CLI-225 ini sendiri lanjutan penomoran seri dari pengoperasian sarana KRL baru sebelumnya yaitu CLI-125. CLI sendiri merupakan akronim dari Commuter Line Indonesia, sedangkan angka 1 atau 2 menunjukkan sarana KRL baru generasi pertama dan generasi kedua yang dimiliki KAI Commuter, dan angka 25 merupakan tahun pabrikasi sarana KRL tersebut.
Dirakit di Madiun dan Banyuwangi
General Manager Sekretaris Perusahaan PT INKA (Persero) Bambang Sutrisno memaparkan, produksi KRL ini dilakukan di dalam negeri. Rancang bangun yang dilaksanakan oleh engineer putra putri bangsa, dan dikerjakan dengan menggunakan fasilitas produksi INKA yang berada baik di Madiun dan Banyuwangi.
"Dalam prosesnya, perancangan hingga pengujian dilakukan dengan mengacu pada standar keselamatan dan kelaikan yang berlaku. Sehingga kualitas dan performansi tetap terjaga serta mampu memenuhi kebutuhan operasional layanan komuter yang dibutuhkan," ungkapnya.
Melalui kolaborasi ini, INKA mendukung penyediaan sarana KRL produksi dalam negeri dengan teknologi yang terbaru dan selaras dengan kebutuhan sarana saat ini, dengan mengoptimalkan kapasitas industri dalam negeri.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468729/original/071807900_1768004347-1ae9849d-52dc-464c-97da-7bef537c3ef4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4844377/original/058934100_1716818807-960x0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468655/original/028465300_1767966113-Diskusi_Danantara-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354392/original/068395000_1758248186-063_1134817584.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468615/original/024879700_1767962697-Corporate_Secretary_PT_Pertamina__Arya_Dwi_Paramita_di_BNPB-2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5312382/original/058803300_1754958946-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468560/original/031395000_1767956777-Direktur_Utama_Perum_Bulog__Ahmad_Rizal_Ramdhani-1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468576/original/002050900_1767958012-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian__Airlangga_Hartarto-9_Januari_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2849790/original/043609100_1562754392-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445028/original/061649700_1765798358-IMG-20251215-WA0014.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468559/original/042673200_1767956731-Direktur_Utama_Perum_Bulog__Ahmad_Rizal_Ramdhani.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5252086/original/007300100_1749857885-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2874544/original/085220700_1565089512-20190806-Pemanfaatan-Tenaga-Surya-Sebagai-Sumber-Energi-Listrik-Alternatif3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445754/original/014057700_1765863817-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427942/original/088106400_1764463850-IMG_8736.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5105487/original/077300900_1737539411-IMG-20250122-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468139/original/081083600_1767942445-WhatsApp_Image_2026-01-09_at_14.03.06.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4693825/original/025517000_1703131329-el_nino.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4592086/original/067091100_1695951584-WhatsApp_Image_2023-09-29_at_8.27.22_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3172732/original/048313800_1594117392-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5349931/original/025810500_1757942394-AP25248772964198.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344096/original/084598800_1757479183-Screenshot_2025-09-10_113742.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5369177/original/054391600_1759456407-elon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5408446/original/054909700_1762780494-71c2aa72-026f-4891-89a0-df5854c76daa.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345137/original/039546900_1757507069-men3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3584538/original/038922100_1632728900-Screenshot_20210927-135735_Zoom.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4856586/original/057210700_1717754530-WhatsApp_Image_2024-06-07_at_16.53.03.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382035/original/080562400_1760525876-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4172256/original/013600300_1664250498-FOTO.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3149802/original/071712000_1591853665-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5204944/original/045984900_1746029198-IMG-20250430-WA0046.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362732/original/004875900_1758872957-IMG-20250926-WA0007.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3588886/original/019085400_1633015419-Tes_SKD_CPNS_Kemenko_Marvest.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401396/original/030520700_1762166532-b0c89ad6-57fa-444a-bae3-8f293ca3c51f.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1630542/original/056622900_1498039155-20170621-PLN-Berikan-Diskon-Biaya-Penyambungan-Tambah-Daya-Antonius-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2976158/original/070337400_1574578011-Ilustrasi_Aparatur_Sipil_Negara.jpg)