541.000 Tiket KA Mudik Lebaran dari Jakarta Sudah Terjual, Armada Dicek Berkala

18 hours ago 13

Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat 541.000 tiket mudik Lebaran 2026 ludes terjual untuk perjalanan dari DKK Jakarta. Sejumlah armada telah disiapkan untuk peningkatan perjalanan.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan ratusan ribu tiket itu terjual untuk keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026 dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen. Meski penjualan terus bergerak, peluang masyarakat untuk mendapatkan tiket masih terbuka. Hingga pembaruan per 25 Februari 2026, tersedia sekitar 98 ribu kursi untuk periode mudik atau pra-Lebaran pada 11–20 Maret 2026.

“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan melakukan pemesanan melalui kanal resmi KAI," kata Franoto dalam keterangannya, Jumat (27/2/2026).

Selama masa Angkutan Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan total 86 perjalanan KA jarak jauh per hari, yang terdiri dari 68 KA reguler, 12 KA tambahan dari Stasiun Gambir, serta 6 KA tambahan dari Stasiun Pasar Senen.

"Dengan kesiapan sarana dan penambahan perjalanan, kami optimistis Angkutan Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar dan memberikan pengalaman perjalanan yang aman serta nyaman,” kata Franoto.

KAI memastikan perawatan intensif terjadwal dilakukan terhadap seluruh armada sarana di Depo Lokomotif dan Kereta Cipinang serta Depo Lokomotif Rangkasbitung.

Kesiapan Sarana Jadi Prioritas

Franoto menegaskan kesiapan sarana menjadi prioritas utama KAI di tengah tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api pada periode mudik tahun 2026.

“KAI Daop 1 Jakarta memastikan seluruh armada dalam kondisi prima melalui perawatan berkala yang disiplin dan sesuai standar keselamatan. Pemeriksaan dilakukan melalui siklus bulanan, tiga bulanan, enam bulanan, dua belas bulanan, hingga dua puluh empat bulanan,” ujar Franoto.

Total armada yang dikelola KAI Daop 1 Jakarta sebanyak 354 unit, terdiri dari 50 lokomotif, 12 Kereta Rel Diesel (KRD), 257 kereta kelas eksekutif, ekonomi, dan restorasi, serta 35 kereta pembangkit. Seluruh sarana menjalani pengecekan menyeluruh, mulai dari aspek teknis, sistem pengereman, kelistrikan, hingga perangkat keselamatan operasional.

Penjualan Tiket dari Yogyakarta

Sebelumnya, PT KAI atau PT Kereta Api Indonesia melalui KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat lonjakan signifikan penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026.Memasuki minggu kedua Ramadan, sebanyak 231.357 tiket kereta api jarak jauh telah terjual atau setara 44 persen dari total kapasitas yang disediakan.

Selama periode Angkutan Lebaran yang berlangsung selama 22 hari, mulai 11 Maret hingga 1 April 2026, Daop 6 Yogyakarta menyediakan 525.350 tempat duduk untuk kereta api jarak jauh dengan keberangkatan awal dari wilayahnya. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI juga mengoperasikan 12 kereta tambahan, terdiri dari 10 KA Jarak Jauh Tambahan dan 2 KA Motoris (Motis).

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengungkapkan, tren pemesanan terus bergerak naik, terutama menjelang puncak arus mudik dan arus balik.

"Hingga 26 Februari 2026 pukul 12.00 WIB, jumlah tiket KA Jarak Jauh yang terjual mencapai 231.357 tiket atau 44 persen dari total kapasitas yang telah disediakan," ujar Feni.

Arus Balik

Berdasarkan data sementara, lonjakan tertinggi terjadi pada H+3 Lebaran atau Selasa, 24 Maret 2026. Pada tanggal tersebut, tiket yang terjual mencapai 21.217 kursi dalam satu hari, bahkan mencatat okupansi 101 persen. Sehari sebelumnya, 23 Maret 2026, okupansi telah menyentuh 100 persen dengan 19.954 tiket terjual.

Tak hanya itu, 25 Maret juga menunjukkan angka tinggi dengan 19.688 tiket terjual atau okupansi 94 persen. Kondisi ini menunjukkan arus balik diprediksi menjadi momentum paling padat selama masa Angkutan Lebaran tahun ini.

Sementara itu, periode awal keberangkatan pada 11–16 Maret masih relatif landai dengan tingkat okupansi antara 13 hingga 28 persen. Namun tren mulai meningkat signifikan memasuki 22 Maret dengan okupansi mencapai 66 persen.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |