Rupiah Tertekan di Tengah Penguatan Dolar AS

4 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Senin pagi melemah 33 poin atau 0,19 persen menjadi Rp 17.630 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp 17.597 per dolar AS. Ada banyak faktor yang membuat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami tekanan.

Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan rupiah dipengaruhi sentimen pasar terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto. Sebelumnya, Presiden menyatakan kondisi ekonomi Indonesia masih cukup kuat, terutama masyarakat di pedesaan yang dinilai tidak terlalu terdampak gejolak nilai tukar rupiah.

Selain sentimen tersebut, Ibrahim menjelaskan pelemahan rupiah juga dipicu sejumlah faktor eksternal. Penguatan dolar AS, kenaikan harga minyak mentah dunia, serta tingginya kebutuhan impor minyak Indonesia yang mencapai sekitar 1,5 juta barel per hari menjadi faktor utama yang membebani rupiah.

Di sisi lain dari faktor internal, momentum pembagian dividen dan perpindahan dana masyarakat dari tabungan rupiah ke valuta asing turut menambah tekanan terhadap nilai tukar. Kondisi ini membuat permintaan dolar AS meningkat sehingga rupiah terus mengalami pelemahan.

Ibrahim menegaskan pemerintah sebaIKNya memberikan arah kebijakan yang jelas untuk memperkuat rupiah, terutama di tengah tingginya kebutuhan impor energi dan tekanan ekonomi global.

Ia mencontohkan pentingnya strategi mengurangi ketergantungan terhadap impor minyak mentah, termasuk melalui optimalisasi program biodiesel seperti B50 sebagai pendamping bahan bakar fosil. Menurutnya, langkah tersebut dapat membantu menekan kebutuhan dolar AS untuk impor energi.

Selain itu, pemerintah juga dinilai perlu membangun kepercayaan pasar melalui kebijakan yang terukur dan komunikasi yang menenangkan. Ibrahim mengatakan pasar membutuhkan kepastian mengenai strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

“Banyak orang dalam kondisi ini bingung karena rupiah terus mengalami pelemahan yang cukup signifikan. Seharusnya pemerintah memberikan masukan dan langkah penanganan krisis agar rupiah kembali mengalami penguatan,” ujarnya.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |