Liputan6.com, Jakarta - Harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun pada perdagangan Rabu, (19/8/2026). Koreksi harga perak Antam hari ini di tengah harga emas Antam yang melemah dan harga perak dunia lesu.
Mengutip laman logammulia.com, harga perak Antam hari ini turun Rp 1.900 menjadi 42.100. Pada perdagangan sebelumnya, harga perak Antam dipatok Rp 44.000.
Antam menawarkan perak batangan 250 gram, 500 gram dan perak butiran murni 99,95%. Perak batangan 250 gram dipatok Rp 11.050.000, perak batangan 500 gram Rp 21.175.000.
Lalu bagaimana harga perak dunia?
Mengutip tradingeconomics.com, harga perak dunia turun 0,54% menjadi US$ 62,98.
Harga perak turun di bawah US$ 63 per ons pada Rabu pekan ini, melanjutkan penurunan dari sesi sebelumnya. Hal ini akibat tekanan dari kenaikan imbal hasil obligasi global di tengah meningkatnya kekhawatiran fiskal dan tekanan inflasi yang terus berlanjut.
Imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) (treasury) tenor 30 tahun mencapai level tertinggi dalam 19 tahun pada pekan ini, sementara imbal hasil obligasi pemerintah di negara-negara ekonomi utama lainnya juga melonjak ke tingkat tertinggi dalam beberapa dekade. Logam mulia ini juga tertekan oleh kenaikan harga minyak, mengingat belum ada tanda-tanda kesepakatan antara AS dan Iran untuk mengakhiri konflik serta membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu dekat.
Presiden AS Donald Trump menyatakan tidak ada pembicaraan yang sedang berlangsung dengan Teheran, sementara pasukan Iran telah meningkatkan serangan terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz. Saat ini, para investor menantikan risalah rapat Federal Reserve Juli serta pernyataan dari Ketua Kevin Warsh dalam simposium tahunan Jackson Hole untuk mendapatkan petunjuk baru mengenai prospek kebijakan moneter.
Harga Emas Dunia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310805/original/018959900_1785371554-Gemini_Generated_Image_skzpy7skzpy7skzp.jpg)
Perbesar
Sebelumnya, harga emas dunia turun pada perdagangan Selasa, 18 Agustus 2026 (Rabu pagi Jakarta). Koreksi harga emas dunia dipicu lonjakan imbal hasil atau yield obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) ke level tertinggi dalam beberapa dekade.
Selain itu, kenaikan harga energi akibat memanasnya ketegangan AS-Iran semakin memicu kekhawatiran inflasi dan menekan harga emas, aset yang tidak memberikan imbal hasil bunga.
Mengutip CNBC, Rabu, (19/8/2026), harga emas di pasar spot turun 0,5% menjadi US$ 4.393,11 per ons. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember susut 0,6% menjadi US$ 4.448.
“Peningkatan kecuraman kurva imbal hasil menjadi hambatan bagi emas. Sementara itu, harga minyak yang lebih kuat juga menjadi faktor penyebab pelemahan hari ini,” ujar Vice President and Senior Metals Strategist Zaner Metals, Peter Grant.
"Meskipun terjadi penurunan sementara saat ini, kami tetap optimistis (bullish) terhadap emas dan melihat adanya potensi kenaikan lebih lanjut, meskipun pasar mungkin perlu melewati fase konsolidasi sebelum minat beli kembali muncul," Grant menambahkan.
Imbal Hasil Obligasi dan Harga Minyak Menguat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540890/original/069512000_1774841005-7.jpg)
Perbesar
Biaya pinjaman jangka panjang mulai dari AS hingga Jepang dan Jerman mencapai level tertinggi dalam beberapa dekade, sehingga menekan harga emas yang tidak memberikan imbal hasil, sementara harga minyak mentah tetap berada di zona positif untuk sesi ketiga berturut-turut.
Prospek kesepakatan damai AS-Iran masih menemui jalan buntu setelah Presiden Donald Trump menyatakan Teheran kemungkinan besar tidak akan menerima syarat-syarat yang diperlukan untuk mengakhiri konflik.
Di sisi lain, Iran menegaskan sikap militer yang "sepenuhnya ofensif" dan menyatakan Selat Hormuz akan tetap ditutup sampai Washington memenuhi ketentuan kesepakatan sementara.
Harga Energi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540888/original/091837400_1774840995-5.jpg)
Perbesar
Harga energi yang lebih tinggi memperkuat argumen perlunya suku bunga yang lebih tinggi untuk meredam inflasi, meskipun data ekonomi AS baru-baru ini menunjukkan hilangnya lapangan kerja secara tak terduga, tingkat inflasi yang lebih rendah dari perkiraan, serta lemahnya penjualan ritel pada Juli. Kini, investor menantikan rilis risalah rapat kebijakan terbaru Federal Reserve pada Rabu untuk mendapatkan petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga.
"Aktivitas pembelian investor saat ini lebih selaras dengan tingkat harga yang mendekati US$ 4.000 per ons dibandingkan US$ 5.000 per ons; angka US$ 4.000 tersebut berkaitan dengan pertumbuhan permintaan investasi sebesar 21% secara tahunan (year-on-year)," ungkap analis Bank of America dalam sebuah catatan.
"Oleh karena itu, pembelian oleh investor kemungkinan perlu meningkat agar harga emas dapat bergerak menuju level US$ 5.000 per ons,” demikian seperti dikutip dari riset Bank of America.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9327805/original/078098800_1787125103-20260817_164750.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/985700/original/033772200_1441975427-20150911-INDONESIA-BANKING-EXPO-2015-Jakarta-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488493/original/037865300_1769753942-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9315941/original/099026300_1785904920-job3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/713492/original/a2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9325782/original/051302200_1786936244-email-attachment_2026_08_17_ariefhakim-at-klyid_dua-kebijakan-baru-bi-pedagang-bebas-potongan-transaksi-qris-diperluas-kartu-kredit-indonesia-mulai-jalan_1000411182.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3635821/original/073450800_1637147620-20211117-garuda-tutup-97-rute-penerbangan-Selama-Proses-restrukturisasi-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9313070/original/023339100_1785576103-IMG_2336.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9327299/original/076237100_1787104076-547beed4-ed83-4f35-9a35-2b315d179bef.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540890/original/069512000_1774841005-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9326423/original/025203400_1787022661-email-attachment_2026_08_18_ariefhakim-at-klyid_amran-sulaiman-copot-14-pejabat-kementan-terindikasi-korupsi-miliaran-rupiah_13166.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8630196/original/049757800_1782628026-WhatsApp_Image_2026-06-28_at_12.58.06.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9327219/original/035331600_1787063003-1000413133.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9325781/original/079738900_1786936222-email-attachment_2026_08_17_ariefhakim-at-klyid_dua-kebijakan-baru-bi-pedagang-bebas-potongan-transaksi-qris-diperluas-kartu-kredit-indonesia-mulai-jalan_1000411183.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4875214/original/065543800_1719381472-Miliarder_Vecstock.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550700/original/064371400_1775707065-Menteri_Sekretaris_Negara__Mensesneg__Prasetyo_Hadi-9_April_2026b.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427523/original/002823900_1764393481-1000100028.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5194131/original/092217200_1745291278-20250422-Tarif_Listrik-ANG_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4366818/original/036474400_1679394117-20230321-Pelaporan-SPT-Karyawan-dan-Staf-Kesekjenan-DPR-Tallo-xl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568509/original/009151800_1777361366-Taksi_Green_SM-1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566159/original/080995300_1777118611-e8174cf2-b06b-41bf-b843-f683663ea150.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3352150/original/028984100_1610959709-20210118-Emas-Antam-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5599644/original/038379800_1778162750-20120416195530-harga-turun-ramai-transaksi-emas-001-dwi-narwoko.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2849793/original/011745700_1562754395-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562024/original/033480300_1776773327-image_4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/804918/original/013227900_1422934136-Ilustrasi-Pajak-150203-2-andri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1482184/original/078339600_1485259674-Lowongan-Kerja8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512878/original/059347400_1771997016-1000029321.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1482188/original/074330500_1485259873-Lowongan-Kerja11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562260/original/063294300_1776822644-Rosan_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1369942/original/091580800_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY5.jpg)