Gerai di Indonesia Lagi jadi Sorotan, Intip Perjalanan Sang Pendiri Lulu Hypermarket

20 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Lulu Hypermarket belakangan ini ramai diperbincangkan setelah kabar penutupan gerainya mencuat. Kondisi rak-rak yang mulai kosong di beberapa lokasi semakin memperkuat spekulasi jaringan ritel ini tengah menghadapi masa sulit.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Liputan6.com dari berbagai sumber, saat ini, gerai Lulu hanya menjual sisa stok yang masih tersedia.

Namun, siapa sosok di balik Lulu Hypermarket?

Pemiliknya adalah Yusuff Ali, seorang pengusaha asal Timur Tengah yang telah membangun kerajaan ritelnya selama puluhan tahun. Dikutip dari laman Forbes pada Kamis (3/4/2025), Yusuff Ali kini memimpin LuLu Retail dengan total pendapatan mencapai USD 7,3 miliar atau setara dengan Rp 121,63 triliun (dengan kurs Rp 16.662).

Hingga kini, jaringan ritel ini telah memiliki 240 hypermarket, supermarket, dan pusat perbelanjaan yang tersebar di berbagai lokasi. Dengan kesuksesannya itu, kekayaan bersih Yusuff Ali mencapai USD 5,6 miliar atau sekitar Rp 93,30 triliun. Jumlah tersebut menempatkannya di urutan 616 orang terkaya di dunia dan menjadikannya salah satu dari 39 orang terkaya di India.

Perjalanan Bisnis Lulu Hypermarket

Yusuff Ali memulai perjalanannya di dunia ritel dengan membuka supermarket pertama Lulu Hypermarket di Abu Dhabi pada usia 34 tahun. Konsep yang ditawarkannya saat itu cukup revolusioner, yakni menyediakan berbagai macam produk, mulai dari bahan makanan hingga barang elektronik, dengan harga yang bersaing.

Ia melihat peluang besar di UEA, di mana belum banyak gerai ritel berkualitas yang dapat memenuhi kebutuhan ekspatriat yang jumlahnya terus meningkat. Dengan strategi yang matang, ia pun mengembangkan Lulu Hypermarket menjadi salah satu jaringan ritel terbesar di kawasan tersebut.

Promosi 1

Dua Tokoh yang Menginspirasi Kesuksesan Yusuff Ali

Kesuksesan besar yang diraih Yusuff Ali tak lepas dari inspirasi yang ia dapatkan dari dua tokoh penting dalam hidupnya. Pertama, Nabi Muhammad, yang menurut dia, memberikan banyak pelajaran berharga tentang kejujuran dan keikhlasan dalam berbisnis.

Selain itu, ia juga mengagumi pemikiran Mahatma Gandhi, terutama dalam hal bagaimana pelanggan harus diperlakukan sebagai raja.

Prinsip ini selalu ia pegang teguh dalam menjalankan bisnisnya, dengan memastikan bahwa kepuasan pelanggan adalah prioritas utama. Kini, meski Lulu Hypermarket tengah menghadapi tantangan besar, warisan bisnis yang telah dibangun oleh Yusuff Ali tetap menjadi salah satu kisah sukses paling inspiratif di dunia ritel.

KBRI Mesir Tawarkan Produk Indonesia ke Raksasa Ritel Lulu Hypermarket

Sebelumnya, Duta Besar RI Helmy Fauzy didampingi Atase Perdagangan Irman Adi Purwanto dan staf KBRI Cairo mengunjungi raksasa ritel asal Persatuan Emirat Arab (PEA), Lulu Hypermarket di First Settlement, Cairo, pada Kamis lalu.

Dalam pertemuan yang dihadiri Direktur Regional Lulu Group International Huzaifa Qureshi ini, Helmy Fauzi menjajaki kerja sama antara KBRI Cairo dan Lulu Hypermarket untuk memasarkan produksi Indonesia ke Mesir dan negara Afrika di sekitarnya.

“Kami berharap melalui jaringan Lulu Hypermarket, produk produk Indonesia, khususnya food product dan buah buahan tropis bisa semakin merambah pasar Mesir dan negara negara Afrika disekitarnya,“ kata Helmy dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/8/2019).

Huzaifa menerangkan, Lulu Hypermarket yang ada di Cairo telah mengimpor sejumlah 50 produk hasil pangan, buah-buahan dan sayur-sayuran dari Indonesia. Saat ini, perusahaannya berminat mengimpor pakaian anak-anak, alas kaki, tuna kaleng serta beberapa produk lainnya.

Menurutnya, potensi pasar Mesir dan Afrika masih besar dan terbuka lebar bagi produk produk Indonesia. “Banyak produk Indonesia yang berkualitas dunia dengan harga terjangkau,” kata Huzaifa Qureshi.

Helmy pun membenarkan bahwa produk Indonesia memiliki kualitas yang baik dan harga produk terjangkau untuk warga Mesir.

“Mesir adalah pasar yang besar di mana permintaan konsumen sangat besar dan sangat potensial untuk memasarkan produk-produk Indonesia yang banyak dibutuhkan Mesir. Lulu Hypermarket merupakan outlet yang tepat untuk mempromosikan dan memasarkan produk-produk dari Indonesia,” ungkap Helmy. 

Turut hadir dalam pertemuan tersebut beberapa tim managerial Jaringan Lulu Hypermarket, antara lain Kabeer P Khalid (Buying Manager), Abdul Majed (Commercial Manager), dan Mohamed Shareef (Regional Manager).

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |