Top 3: Donald Trump Pangkas Tarif Taiwan Bikin Penasaran

1 week ago 33

Liputan6.com, Jakarta - Amerika Serikat (AS) dan Taiwan resmi mencapai kesepakatan perdagangan strategis yang menempatkan industri semikonduktor sebagai pilar utama kerja sama kedua negara.

Dilansir dari CNBC, Sabtu, 17 Januari 2026, dalam kesepakatan tersebut, perusahaan chip dan teknologi asal Taiwan akan menginvestasikan sedikitnya USD 250 miliar, sekitar Rp 4.220 triliun (kurs USD 1=Rp 16.880) untuk membangun dan memperluas kapasitas produksi chip di wilayah Amerika Serikat. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Departemen Perdagangan AS pada Kamis waktu setempat.

Tak hanya itu, pemerintah Taiwan juga akan menjamin kredit hingga USD 250 miliar, sekitar Ro 4.220 triliun guna mendukung ekspansi perusahaan-perusahaan semikonduktor nasionalnya di AS.

Langkah ini menegaskan keseriusan Taiwan dalam memperkuat kehadiran industrinya di pasar Amerika, sekaligus merespons dorongan Washington untuk memindahkan sebagian besar rantai pasok chip global ke dalam negeri.

Sebagai imbalannya, Amerika Serikat sepakat menurunkan tarif “timbal balik” atas produk Taiwan menjadi 15 persen, dari sebelumnya 20 persen. AS juga berkomitmen untuk tidak mengenakan tarif timbal balik terhadap sejumlah sektor strategis, termasuk obat-obatan generik, bahan baku farmasi, komponen pesawat terbang, serta beberapa sumber daya alam.

Kesepakatan ini dinilai menjadi titik terang bagi industri teknologi yang selama setahun terakhir dibayangi ketidakpastian kebijakan tarif di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump.

Artikel Donald Trump Pangkas Tarif, Taiwan Bakal Investasi di AS Rp 4.220 Triliun menyita perhatian pembaca di Kanal Bisnis Liputan6.com pada Sabtu, 17 Januari 2026. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di Kanal Bisnis Liputan6.com? Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis Liputan6.com yang dirangkum pada Minggu, (18/1/2026):

1. Donald Trump Pangkas Tarif, Taiwan Bakal Investasi di AS Rp 4.220 Triliun

Amerika Serikat (AS) dan Taiwan resmi mencapai kesepakatan perdagangan strategis yang menempatkan industri semikonduktor sebagai pilar utama kerja sama kedua negara.

Dilansir dari CNBC, Sabtu, 17 Januari 2026, dalam kesepakatan tersebut, perusahaan chip dan teknologi asal Taiwan akan menginvestasikan sedikitnya USD 250 miliar, sekitar Rp 4.220 triliun (kurs USD 1=Rp 16.880) untuk membangun dan memperluas kapasitas produksi chip di wilayah Amerika Serikat. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Departemen Perdagangan AS pada Kamis waktu setempat.

Tak hanya itu, pemerintah Taiwan juga akan menjamin kredit hingga USD 250 miliar, sekitar Ro 4.220 triliun guna mendukung ekspansi perusahaan-perusahaan semikonduktor nasionalnya di AS.

Langkah ini menegaskan keseriusan Taiwan dalam memperkuat kehadiran industrinya di pasar Amerika, sekaligus merespons dorongan Washington untuk memindahkan sebagian besar rantai pasok chip global ke dalam negeri.

Berita selengkapnya baca di sini

2. Jual Besi Tua di IKN, 57 Lapak Ilegal Kena Gusur

Otorita Ibu Kota Nusantara (Otorita IKN) melakukan penertiban kepada 57 lapak Ilegal di wilayah IKN, terdiri dari 39 lokasi jual beli besi tua dan 18 warung lapo tuak ilegal.

Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN Thomas Umbu Pati menegaskan, tindakan penertiban ini merupakan tindak lanjut dari aduan masyarakat. 

"Selain itu, tindakan ini juga didasari oleh aksi pencurian besi konstruksi bangunan yang telah ditangani sebelumnya di wilayah IKN," kata Thomas dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/1/2026).

"Jika tidak dikendalikan, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kerawanan sosial, gangguan ketentraman dan ketertiban umum. Serta risiko keamanan dan ketentraman hidup yang mengganggu kehidupan  masyarakat IKN," tegasnya.

Berita selengkapnya baca di sini

3. Harga Emas Perhiasan Hari Ini 17 Januari 2026: Termahal Tembus Rp 2,3 Juta

Pada pekan ini, harga emas dan perak mencatat kenaikan. Namun, jelang libur akhir pekan, pelaku pasar merealisasikan keuntungan dan menghindari risiko di pasar sehingga menekan harga emas dan perak. Lalu bagaimana harga emas perhiasan di pasar domestik?

Mengutip Kitco, Sabtu (17/1/2026), harga emas untuk pengiriman Februari turun USD 9 menjadi USD 4.614,70. Harga perak untuk Maret turun USD 1,66 menjadi USD 90,675.

Di sisi lain, indeks dolar AS menuju kenaikan mingguan dalam tiga minggu berturut-turut. Indeks dolar AS pada Kamis pekan ini mencapai level tertinggi dalam enam minggu dan tetap stabil pada awal perdagangan.

Indeks dolar AS bersiap mencatat kenaikan dalam tiga minggu berturut-turut seiring data ekonomi AS yang kuat telah meredam harapan untuk pemangkasan suku bunga tambahan dari the Federal Reserve.

Klaim pengangguran mingguan jauh di bawah perkiraan, menandakan pasar tenaga kerja yang tangguh, sementara beberapa survei manufaktur juga melebihi harapan. Beberapa pejabat the Fed juga menyoroti tanda-tanda stabilitas pasar tenaga kerja dan memperingatkan terhadap potensi risiko inflasi.

Berita selengkapnya baca di sini

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |