Ruang Kerja Fleksibel Jadi Tren Baru Dunia Pekerjaan

4 hours ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Bekerja tidak lagi harus dilakukan dari kantor pusat setiap hari. Seiring berkembangnya pola kerja hibrida, perusahaan mulai mencari cara yang lebih fleksibel untuk mendukung produktivitas karyawan sekaligus mengelola biaya operasional. Perubahan inilah yang mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap ruang kerja fleksibel di berbagai kota di Indonesia.

International Workplace Group (IWG) menilai bahwa transformasi ini akan terus membentuk masa depan dunia kerja. Bagi perusahaan, kantor tidak lagi dipandang semata sebagai lokasi fisik, melainkan bagian dari strategi untuk mendukung produktivitas dan keseimbangan kerja karyawan.

“Cara orang bekerja telah berubah secara fundamental. Bisnis saat ini tidak hanya mencari ruang kantor, tetapi juga fleksibilitas, aksesibilitas, dan kemampuan untuk mendukung produktivitas di mana pun karyawan mereka berada?," ujar Senior Vice President Asia Pacific International Workplace Group (IWG) Lars Wittig, Minggu (28/6/2026).

Salah satu kekuatan utama IWG terletak pada jangkauan operasionalnya yang luas. Dengan lebih dari 4.000 lokasi di berbagai negara, IWG menghadirkan pilihan ruang kerja yang mencakup kawasan pusat bisnis, area sub-urban, hingga kota-kota berkembang.

Jaringan tersebut memungkinkan para profesional dan perusahaan mengakses ruang kerja yang sesuai dengan kebutuhan mereka tanpa harus terikat pada satu lokasi tetap. Sejak pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 2006, kini IWG sudah memiliki 56 pusat yang tersebar di 9 provinsi di seluruh Indonesia.

Perubahan tersebut dipicu oleh kombinasi beberapa faktor, mulai dari meningkatnya adopsi model kerja hibrida, percepatan transformasi digital dan AI, hingga kebutuhan perusahaan untuk mengelola biaya operasional secara lebih efisien. Akibatnya, banyak organisasi mulai mengevaluasi kembali kebutuhan kantor konvensional dan beralih ke model ruang kerja yang lebih fleksibel.

Menurut Lars, kebutuhan akan fleksibilitas lokasi semakin meningkat seiring perubahan pola kerja pasca pandemi. Banyak perusahaan kini mencari cara untuk menghadirkan pengalaman kerja yang lebih dekat dengan tempat tinggal karyawan sekaligus tetap menjaga kolaborasi dan produktivitas.

“Kami melihat bahwa masa depan pekerjaan tidak lagi terpusat pada satu lokasi. Karena itu, kami membangun jaringan yang memungkinkan orang bekerja lebih dekat dengan rumah, klien, atau lokasi yang paling mendukung produktivitas mereka,” tambah Lars. 

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |