Personel Khusus Diterjunkan Awasi Distribusi BBM Subsidi di SPBU

23 hours ago 19

Pada tahap awal, kolaborasi antara BPH Migas dan BPSDM ESDM menugaskan 30 personel yang terdiri atas 28 pengawas lapangan serta 2 analis data. Sebelum diterjunkan langsung ke SPBU, seluruh petugas telah dibekali serangkaian pelatihan mulai dari refreshment training, penguatan kompetensi, hingga on the job training (OJT).

Proses penugasan ini ditandai secara simbolis lewat penyematan tanda pengenal dan rompi oleh Wahyudi kepada perwakilan tim. Para personel dijadwalkan mulai bertugas secara resmi di lapangan pada 10 Agustus 2026.

Wahyudi memandang keterlibatan lulusan PEM Akamigas sebagai fondasi penting bagi regenerasi SDM di sektor hilir migas. Bekal teori dan keterampilan praktis yang mereka miliki menjadi nilai tambah dalam proses pengawalan distribusi BBM.

"Sebagai tonggak awal kerja sama, program ini juga sebagai bukti bahwa lulusan PEM Akamigas merupakan generasi yang andal dan dapat dipercaya untuk mengelola dan meneruskan perjuangan tata kelola di bidang hilir migas, sehingga wajib kita dorong untuk menjadi generasi-generasi penerus pejuang dalam menjaga energi di lingkungan kementerian ESDM," tambahnya. 

Keahlian lulusan PEM Akamigas dinilai mencakup spektrum luas, mulai dari tahap produksi, sistem logistik, hingga penyaluran ke konsumen. Hal tersebut menjadi acuan BPH Migas untuk memperkuat kapasitas SDM di bidang pengawasan, tata kelola administrasi, dan pengembangan teknologi informasi.

"Kita perlu akui bahwa mahasiswa-mahasiswi lulusan yang dikelola oleh PEM Akamigas di bawah naungan BPSDM ini memang sudah cukup unggul dan memiliki kemampuan yang cukup anadal di bidang tata kelola hilir migas. Baik itu mulai dari proses produksi, logistik dan bagaimana melakukan distribusi. Ini menjadi tolak ukur BPH Migas dalam mengembangkan SDM pada kegiatan pengawasan, penyiapan administrasi, serta pengembangan informasi dan teknologi," jelasnya. 

Penataan rantai distribusi yang semakin tertata diharapkan mampu memperkokoh ketahanan energi nasional sekaligus memberi dampak positif bagi kawasan daerah.

"Ini sebagai wujud nyata BPH Migas yang saat ini terus bersinergi dalam menjalankan amanah pendistribusian migas di seluruh pelosok negeri. Semoga kolaborasi ini terus ditingkatkan dan dapat menjadikan peningkatan dan memberikan kontribusi terbaik kepada bangsa dan negara serta menjunjung tinggi komitmen Kementerian ESDM dalam menyediakan energi di wilayah NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), khususnya dalam mengawal proses distribusi BBM untuk masyarakat tepat sasaran dan tepat manfaat," terangnya.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |