Liputan6.com, Jakarta - Ekonom prediksi pertumbuhan ekonomi China mencapai 5% pada 2025 dan akan mempertahankan pertumbuhan yang stabil dan tangguh pada 2026. Hal ini seiring ekonomi China menunjukkan momentum perkembangan yang stabil dan meningkat tahun lalu.
China menunjukkan tanda-tanda positif di berbagai sektor mulai dari konsumsi, investasi, perdagangan dan logistik hingga industri teknologi tinggi.
China akan merilis data Produk Domestik Bruto (PDB) pada Senin, 19 Januari 2026. Sejumlah analis yakin target pertumbuhan PDB China pada 2025 sekitar 5% akan tercapai. Berdasarkan Biro Statistik Nasional pada Oktober, PDB China tumbuh 5,2% pada kuartal ketiga 2025.
"Terlepas dari tantangan, China berada di jalur yang tepat untuk mencapai target pertumbuhan tahunan sekitar 5% pada 2025,” ujar Profesor the University of International Business and Economics, Li Changan dikutip dari Global Times, Minggu (18/1/2026).
Optimisme ekonom itu seiring berbagai kebijakan yang terus berlaku, beberapa tanda pemulihan investasi infrastruktur telah muncul. Salah satunya ekskavator, indikator kunci untuk aktivitas infrastruktur, indeks ekskavator, Sany Heavy Industry yang dibangun di atas platform internet industri Tree Root Interconnect menunjukkan tingkat operasi peralatan pelabuhan telah meningkat selama enam bulan berturut sejak Juli 2025.
Dari segi penjualan, data dari Asosiasi Mesin Konstruksi China menunjukkan bahwa 23.095 ekskavator berbagai jenis terjual pada Desember 2025, naik 19,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan penjualan domestik tumbuh sebesar 10,9 persen, menurut laporan tersebut.
Konsumen China
Pasar konsumen China juga terus tumbuh stabil. Data dari Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional, perencana ekonomi utama China, menunjukkan pada Desember, total pengeluaran konsumen meningkat sebesar 0,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan konsumsi barang naik 1,3 persen dan konsumsi jasa naik 0,4 persen.
Dalam hal industri logistik, yang berfungsi sebagai jendela penting untuk mengukur vitalitas ekonomi China, data dari Biro Pos Negara menunjukkan pada 2025, industri pos mencapai total pendapatan bisnis sebesar 1,8 triliun yuan dan menangani 216,5 miliar paket, yang mewakili pertumbuhan tahunan masing-masing sebesar 6,4 persen dan 11,5 persen. Dari angka tersebut, sektor pengiriman ekspres mencatat pendapatan sebesar 1,5 triliun yuan dan volume bisnis sebesar 199 miliar paket, masing-masing meningkat 6,5 persen dan 13,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Lalu lintas penumpang kereta api juga mencapai rekor tertinggi baru tahun lalu. Menurut data yang dirilis oleh China State Railway Group, kereta api nasional mengangkut 4,255 miliar penumpang pada tahun 2025, meningkat 4,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Volume penumpang harian puncak mencapai 23,132 juta, mencetak rekor tertinggi lainnya.
Sementara itu, total 2.485 kereta wisata dioperasikan secara nasional tahun lalu, meningkat 33,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, memberikan dukungan kuat bagi pengembangan ekonomi pariwisata, ekonomi es dan salju, dan ekonomi lansia, menurut data tersebut.
Ekonomi China Makin Melambat pada Oktober 2025, Ini Penyebabnya
Sebelumnya, perlambatan ekonomi China semakin dalam pada Oktober 2025. Tekanan datang dari lemahnya permintaan konsumen, memburuknya krisis pasar properti, serta penyusutan investasi yang lebih besar dari perkiraan. Libur panjang awal bulan turut membuat aktivitas industri tersendat dan menekan laju pemulihan ekonomi negara tersebut.
Data dari Biro Statistik Nasional China (NBS) pada Jumat menunjukkan investasi aset tetap, termasuk real estat, terkontraksi 1,7% sepanjang Januari-Oktober. Angka ini memburuk dari penurunan 0,5% pada periode sembilan bulan pertama, sekaligus jauh lebih dalam dibanding perkiraan analis Reuters yang memproyeksikan minus 0,8%. Demikian mengutip CNBC, Minggu (16/11/2025).
Kontraksi ini menandai pelemahan investasi aset tetap pertama sejak 2020, ketika pandemi Covid-19 menekan aktivitas ekonomi secara luas.
Produksi Industri Melemah, Terdampak Libur Panjang
Sektor manufaktur China kembali kehilangan momentum. Produksi industri hanya tumbuh 4,9% pada Oktober dibanding tahun sebelumnya, melambat dari kenaikan 6,5% pada September dan berada di bawah ekspektasi pasar sebesar 5,5%.
Konsumsi Masih Lesu
Aktivitas pabrik juga terpukul oleh libur panjang, yang membuat sebagian besar industri berhenti beroperasi. PMI manufaktur pun merosot ke level terendah dalam enam bulan, mencerminkan pelemahan yang lebih dalam dari perkiraan.
Konsumsi Masih Lesu, Meski Penjualan Ritel Sedikit Melewati Ekspektasi
Di sektor konsumsi, penjualan ritel hanya tumbuh 2,9% secara tahunan pada Oktober. Meski sedikit mengalahkan konsensus 2,8%, performanya tetap lebih rendah dibanding kenaikan 3% pada September. Situasi ini menandakan pemulihan konsumsi yang masih rentan.
Sementara itu, tingkat pengangguran perkotaan turun tipis menjadi 5,1%, dari sebelumnya 5,2%.
Properti dan Infrastruktur Jadi Biang Koreksi Investasi
Menurut Presiden dan Kepala Ekonom Pinpoint Asset Management, Zhiwei Zhang, penurunan tajam investasi tahun ini terutama disebabkan oleh minimnya aliran dana ke sektor properti dan pembangunan infrastruktur, dua pilar penting yang selama ini menopang pertumbuhan ekonomi China.
Ekspor China
Di sisi lain, inflasi konsumen mulai menunjukkan perbaikan. CPI naik 0,2% secara tahunan pada Oktober pertumbuhan tertinggi sejak Januari dan menjadi pembacaan positif pertama dalam empat bulan.
Namun tekanan datang dari sektor perdagangan. Ekspor China secara tak terduga kembali turun pada Oktober, mencatat kontraksi pertama dalam hampir dua tahun. Pengiriman ke AS melemah tajam seiring meningkatnya ketegangan perdagangan jelang kesepakatan pengurangan tarif yang akhirnya tercapai pada akhir bulan.
Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping sepakat untuk memangkas tarif balasan dan menangguhkan sejumlah pembatasan selama satu tahun, sebuah langkah yang diharapkan dapat meredakan tekanan perdagangan.
Meski ekonomi tengah melemah, Zhang memperkirakan pemerintah China tidak akan mengumumkan stimulus besar tambahan pada sisa tahun 2025. Pemerintah disebut masih percaya diri pertumbuhan tahunan dapat mendekati target 5%.
Pada kuartal ketiga, ekonomi China tumbuh 4,8%, melambat dari 5,2% pada kuartal kedua dan 5,4% pada kuartal pertama.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2981835/original/009330900_1575029583-20191129-Gas-Alam-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456346/original/065381300_1766841373-Pembatasan_operasional_truk_selama_Nataru.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5123584/original/023719800_1738822991-PIS_-_Dukung_Energi_Hijau__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483142/original/057240300_1769333217-IMG_4115.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3017478/original/046853000_1578564285-20200109-Waspadai-Gelombang-Tinggi-dan-Banjir-Rob-IMAM-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3259814/original/014290800_1602033336-34c3bb73-b113-4f07-b612-8f8955ea82a5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482999/original/031033400_1769314652-9562cdc2-e376-4f0d-9aa8-3199ad3851eb.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5106813/original/016540300_1737625937-20250123-KKP_DPR-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1369943/original/032417700_1476098428-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482995/original/007717200_1769314529-IMG-20260125-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/976571/original/042940100_1441279137-harga-emas-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432957/original/054361500_1764828567-Jalur_Kereta_Api_Medan___Binjai_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4909506/original/036789900_1722832203-453651741_956972482847243_3061304592180220892_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5152219/original/048065400_1741241200-Foto_Siaran_Pers_-_Lowongan_Magang_Bakti_BCA_Dibuka___Simak_Cara_Mendaftar_dan_Rincian_Proses_Seleksinya__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2824139/original/086351500_1559984815-20190608-Kota-Tua-Jakarta-Selama-Libur-Lebaran-FANANI-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5176892/original/057649000_1743142208-20250328-Pemudik_Surabaya-AFP_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482848/original/035558800_1769261556-WhatsApp_Image_2026-01-22_at_5.40.28_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4269837/original/057928600_1671710596-BKI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4568442/original/087912500_1694165419-20230908-Harga_Gabah-ANG_6.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4693825/original/025517000_1703131329-el_nino.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3172732/original/048313800_1594117392-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4592086/original/067091100_1695951584-WhatsApp_Image_2023-09-29_at_8.27.22_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5369177/original/054391600_1759456407-elon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5408446/original/054909700_1762780494-71c2aa72-026f-4891-89a0-df5854c76daa.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382035/original/080562400_1760525876-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3149802/original/071712000_1591853665-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401396/original/030520700_1762166532-b0c89ad6-57fa-444a-bae3-8f293ca3c51f.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3588886/original/019085400_1633015419-Tes_SKD_CPNS_Kemenko_Marvest.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1630542/original/056622900_1498039155-20170621-PLN-Berikan-Diskon-Biaya-Penyambungan-Tambah-Daya-Antonius-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2976158/original/070337400_1574578011-Ilustrasi_Aparatur_Sipil_Negara.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5296049/original/086416800_1753515958-WhatsApp_Image_2025-07-26_at_14.23.55_53764f73.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383860/original/002019600_1760696485-IMG_2666.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219633/original/084845400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5369483/original/034567100_1759472304-1000117747.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3632202/original/008777100_1636861919-FOTO.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5186928/original/035658900_1744629096-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366177/original/014783900_1759219460-PHOTO-2025-09-30-14-39-35.jpg)