Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah tengah menguji coba compressed natural gas (CNG) untuk menggantikan liquefied petroleum gas (LPG). Teknologi pengemasan CNG masih menjadi sorotan sebelum benar-benar menggantikan LPG.
Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi melihat potensi jumbo peralihan dari LPG ke CNG. Setidaknya, dalam hitungan dia, 50% konsumsi LPG yang dipasok impor bisa dialihkan ke CNG.
"Saat waktu dekat gitu ya. Itu saya perhatikan bisa 50% mungkin, Jadi 50% nanti dari CNG, 50% dari hilirisasi dari batu barah tadi. Nah maka setelah itu tidak perlu lagi impor LPG lagi," ungkap Fahmy kepada Liputan6.com, Selasa (12/5/2026).
Dia mengamini CNG tak hanya jadi satu-satunya pengganti LPG. Namun, proyek ini yang bisa lebih dahulu dilakukan dalam waktu dekat. Mengingat pula, Indonesia memiliki cadangan gas alam yang melimpah.
Salah satu yang perlu diperhatikan, kata Fahmy, yakni ketersediaan teknologi pengemasan tekanan tinggi dari gas alam tersebut. Apalagi, dibutuhkan kemasan relatif kecil dengan ukuran 3 kilogram (kg) hingga 12 kg.
"Saya rasa CNG bisa dalam waktu relatif tepat, sehingga lebih sederhana. Masalahnya adalah tinggal mencari teknologi high injection tadi, sehingga itu bisa dikemas dalam tampung yang kecil, saya kira itu bisa menjadi prioritas," beber dia.
Pasokan Gas Alam Melimpah
Fahmy melirik potensi cadangan dan produksi gas alam di Tanah Air. Menurutnya, hal tersebut mampu menjamin ketersediaan bahan untuk CNG sebagai substitusi LPG dikemudian hari.
"Saya kira CNG lebih besar gitu ya (cadangannya). Karena tinggal selangkah untuk mencari teknologi injeksi tadi. Sehingga itu bisa dikemas dalam 3 kilo gitu ya, dan kemudian bisa disediakan, bisa menjadi substitusi dari LPG," katanya.
Dia mengatakan, CNG bisa jadi gerbang masuk diversifikasi LPG. Secara paralel, nanti masuk dengan inovasi lain. "Jadi barangkali itu bisa di prioritaskan gitu ya. Nah baru kemudian gasifikasi dari batu bara," tandasnya.
Uji Coba Kemaa CNG 3 Kilogram
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan pemerintah tengah mematangkan penggunaan compressed natural gas (CNG) dalam kemasan tabung 3 kilogram sebagai alternatif pengganti LPG subsidi.
“CNG ini untuk 3 kilogram (kg), masih kita melakukan exercise dan uji coba terhadap tabungnya,” kata Bahlil di Kementerian ESDM, Rabu (6/5/2026).
Menurut Bahlil, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menekan ketergantungan impor energi yang masih tinggi. Saat ini, Indonesia mengimpor sekitar 8,6 juta ton LPG per tahun untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
“Devisa yang kita keluarkan hanya untuk LPG saja mencapai sekitar Rp120 triliun sampai Rp150 triliun per tahun. Itu bisa lebih besar kalau harga minyak dunia naik,” ujarnya.
Hemat Subsidi
Selain tingginya impor, pemerintah juga harus mengalokasikan anggaran subsidi energi dalam jumlah besar. Nilainya disebut berkisar antara Rp80 triliun hingga Rp500 triliun per tahun.
Karena itu, pemerintah mencari cara agar sumber daya energi domestik dapat dikonversi menjadi substitusi LPG. Salah satu opsi yang dinilai potensial adalah pemanfaatan CNG.
“Nah, tidak ada cara lain dalam rangka efisiensi adalah kita mencari akal agar bahan baku yang ada di negara kita itu bisa dikonversi untuk mengganti LPG,” jelas Bahlil.
Efisien
Saat ini, penggunaan CNG sebenarnya sudah diterapkan untuk tabung berukuran besar seperti 12 kg dan 20 kg yang banyak digunakan sektor komersial, termasuk hotel dan restoran. Menurut Bahlil, penggunaan CNG di sektor tersebut terbukti lebih efisien.
Namun, tantangan utama berada pada penerapan untuk rumah tangga. Tabung berukuran besar dinilai kurang praktis bagi masyarakat, sehingga pemerintah kini fokus mengembangkan teknologi CNG dalam kemasan 3 kilogram.
“Untuk yang 3 kilogram ini masih dalam tahap uji coba, terutama dari sisi tabungnya. Kita sudah kerjakan sekitar setahun terakhir, tapi teknologinya masih kita tes,” kata Bahlil

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2439239/original/004031600_1542966203-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5685132/original/003339100_1778558445-amin_h_nasser_w.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5685502/original/000716200_1778558892-WhatsApp_Image_2026-05-12_at_07.15.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1954437/original/003823600_1519994760-20180302-Dolar-AY1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1369940/original/015660100_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3934854/original/013210600_1644918542-20220215-PENCAIRAN-JHT-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472766/original/082116700_1768375313-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539721/original/092184300_1774614749-Menteri_Perdagangan_Budi_Santoso-27_Maret_2026c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5683674/original/000099900_1778556294-70cb78be-abbf-4463-8feb-1d5c69de25fc.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5683174/original/056515500_1778555522-Foto_1_-_12_May.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5614516/original/013544100_1778198479-20120510190318-menengok-proses-pembuatan-minuman-teh-susu-kemasan-003-dwi-narwoko.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5585024/original/020297900_1778137557-saham-nazaruddin-di-garuda-siap-diblokir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5672855/original/047921100_1778503522-ca130a2e-d791-4aca-89df-0a417827b40c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512149/original/051223700_1771926572-Menteri_Koperasi__Ferry_Juliantono-24_Februari_2026a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4166753/original/096704000_1663802133-Harga_Minyak_Dunia_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5672818/original/046985900_1778498161-Terminal_bus-11_Mei_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525972/original/042857100_1773104546-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5672709/original/045026300_1778490156-WhatsApp_Image_2026-05-11_at_15.55.23.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5567598/original/019487400_1777291586-Foto_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453610/original/007869400_1766482737-1a2f8c2a-8c24-4682-9524-a65d9f0750e8.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534516/original/032481400_1773830288-6_25_juta_orang_berangkat_mudik_menggunakan_angkutan_umum-18_Maret_2026a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350921/original/021950500_1758011042-Gemini_Generated_Image_5ndq1c5ndq1c5ndq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457952/original/085391400_1767067413-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500395/original/031439800_1770863987-IMG_9906.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454645/original/011893600_1766566110-kalender_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484480/original/028747100_1769432326-Foto_1.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3352151/original/051235700_1610959710-20210118-Emas-Antam-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484428/original/077512500_1769425772-WhatsApp_Image_2026-01-26_at_18.02.15.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3149800/original/042221500_1591853664-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3626295/original/027885300_1636365579-8_november_2021-2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495045/original/053747100_1770352755-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1770927/original/084181900_1510736171-Nikel.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5254213/original/026298400_1750079066-lonely-accident-patients-injury-woman-bed-patients-hospital-want-go-home-medical-concept.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3337094/original/001943000_1609328703-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219633/original/084845400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_2.jpg)