Banjir Jakarta, CMNP Alihkan Arus Motor Lewat Tol dengan Pengawalan Polisi

1 week ago 27

Liputan6.com, Jakarta - Curah hujan tinggi yang mengguyur Jakarta sejak Minggu dini hari, 18 Januari 2026, menyebabkan genangan air di sejumlah ruas jalan arteri atau non-tol. Beberapa titik terdampak berada di Jalan Ahmad Yani, Jakarta Timur, serta Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, yang berdampak pada kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.

Untuk menjaga keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua, Kepolisian mengambil diskresi dengan melakukan pengalihan arus lalu lintas. Dalam kebijakan tersebut, akses sementara bagi sepeda motor dibuka melalui Gerbang Tol Pulomas Gardu 1 dan Gerbang Tol Sunter Gardu 2.

Corporate Communication PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk, Dwinny menuturkan, pengalihan arus tersebut dilakukan dengan pengamanan dan koordinasi lintas petugas.

"Pengalihan lalu lintas dilakukan dengan pengawalan ketat dan penuh kehati-hatian pada jalur melalui koordinasi yang baik antara petugas pengamanan Gerbang Tol, Derek, Patroli Jalan Raya (PJR) serta dilakukan dengan pemantauan intensif melalui CCTV oleh petugas Sentral Komunikasi (Senkom) CMNP,” ujar Dwinny.

Pengaturan pengalihan dilakukan secara bertahap dengan pengawalan langsung di lapangan. Kendaraan roda dua yang memasuki Gerbang Tol Pulomas pada pukul 07.32 WIB dikawal hingga keluar melalui Off Ramp Kebon Bawang pada pukul 08.12 WIB. Sementara itu, sepeda motor yang masuk melalui Gerbang Tol Sunter pada pukul 06.26 WIB mendapat pengawalan hingga keluar melalui Off Ramp Podomoro dan Off Ramp Tanjung Priok 1 pada pukul 06.58 WIB.

Menurut Dwinny, langkah pengawalan dan pemantauan ini menjadi bagian penting untuk memastikan keselamatan selama proses pengalihan berlangsung.

"Pengawalan dan pemantauan ini dilakukan guna menjamin keselamatan pengguna jalan selama proses pengalihan, serta memastikan kendaraan masuk dan keluar jalan tol sesuai dengan prosedur yang berlaku,” kata Dwinny.

Tol Wiyoto Wiyono Masih Aman

Sementara itu, akses pintu masuk Jalan Tol Ir. Wiyoto Wiyono M.Sc terpantau masih dalam kondisi aman dan tetap dapat dilalui kendaraan. Pihak Kepolisian bersama petugas terkait terus melakukan pemantauan terhadap kondisi genangan air dan situasi lalu lintas di lapangan.

Apabila kondisi telah memungkinkan dan genangan air surut, arus lalu lintas akan dikembalikan secara bertahap ke jalur semula. Masyarakat diimbau untuk mengikuti arahan petugas di lapangan dan tetap mengutamakan keselamatan saat berkendara.

Banjir Surut, Pemotor Tak Lagi Diizinkan Melintas di Tol Wiyoto Wiyono

Sebelumnya, banjir di jalan tol Wiyoto Wiyono, Jakarta, berangsur surut, pada Minggu (18/1/2026) siang.

Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Dhanar Dono, menyampaikan berdasarkan pemantauan pukul 14.00 WIB, sebagian besar titik genangan mulai hilang.

"Arteri menjelang GT Podomoro Jalan Yos Sudarso genangan sudah nihil. Arteri samping GT Ancol Barat dan Off Jembatan Tiga masih ada genangan sekitar 20 sampai 30 sentimeter," kata dia dalam keterangan.

Selain itu, banjir setinggi sekitar 20 sentimeter masih terpantau di GT Pluit. Sementara arteri Off Bimoli dipastikan sudah tidak tergenang.

Meski demikian, Dhanar menegaskan seluruh ruas sudah dapat dilalui kendaraan. Pengendara hanya diimbau memperlambat laju karena sisa genangan di beberapa titik.

“Sudah. Di Tol Wiyoto Wiyono tidak ada rekayasa juga. Normal," ungkap dia.

Dhanar menambahkan, akses sepeda motor ke dalam tol yang sebelumnya dibuka saat kini tidak diperkenakan lagi.

“Sepeda motor sudah tidak bisa masuk ke dalam tol,” ucap dia.

Banjir Rendam Jalan Ahmad Yani

Sebelumnya, Banjir di Jalan Ahmad Yani memutus akses menuju ke arah Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Akibat hujan sepanjang semalam hingga pagi hari terjadi genangan di jalan arteri Ahmad Yani. Akses menuju Tanjung Priok terputus akibat genangan cukup tinggi antara 60 cm sampai 80 cm akibatnya roda dua tidak bisa melintas," kata Kepala Induk Jaya 2 Sat PJR Polda Metro Jaya, AKP Sumari, saat dihubungi Minggu (18/1/2026).

"Akibatnya, roda dua menumpuk di gerbang Pulomas semakin banyak," sambung dia.

Melihat kondisi itu, polisi memutuskan melakukan diskresi dengan memberi akses khusus ke tol. Di mana pemotor bisa melintasi Tol Wiyoto Wiyono. 

Pemotor dikawal masuk dari GT Pulo Mas hingga keluar di Off Ramp Kebon Bawang, Jakarta Utara.

"Kami memutuskan melaksankan diskresi kepolisian untuk melakukan pengawalan roda dari GT Pulo Mas sampai Off Ramp Kebon Bawang," ucap Sumari.

Dia mengatakan, pengendara mengikuti arahan petugas, sehingga pengawalan berjalan lancar. "Alhamdulilah pengawalan berjalan lancar tidak ada insiden," tandas dia.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |