Penyaluran Pinjaman Pindar Samir Naik 57%

17 hours ago 16

Liputan6.com, Jakarta - Platform fintech peer-to-peer lending (P2P Lending) atau pinjaman daring (Pindar) legal yang sudah berizin OJK, PT Sahabat Mikro Fintek (Samir) berhasil mencatat total penyaluran pinjaman sebesar lebih dari Rp 300 miliar di kuartal I 2026. Angka ini naik 57% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.

Kenaikan terbesar, tercatat pada bulan Januari 2026 yang berhasil menembus hingga 130% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Direktur Utama PT Sahabat Mikro Fintek, Yonathan Gautama, mengatakan bahwa catatan kinerja positif ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk terus mendukung pertumbuhan penggunanya, antara lain para karyawan yang berpenghasilan UMR sampai dengan bisnis UMKM di Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan hidup.

Menurut Yonathan, salah satu faktor kenaikan penyaluran pinjaman PT Sahabat Mikro Fintech, yakni berkat tingkat kepercayaan pengguna yang semakin tinggi terhadap perusahaan.

“Terus terang, kami menyambut gembira dengan kenaikan penyaluran pinjaman di kuartal pertama tahun ini. Apalagi yang melakukan peminjaman kembali ke kami itu semakin tinggi setelah mereka melakukan pelunasan yang mencapai rasio kenaikan hingga sebesar 121%, ini menunjukkan kehadiran PT Sahabat Mikro Fintek semakin diterima oleh para pelaku usaha maupun masyarakat Indonesia sebagai platform Pindar yang dapat diandalkan untuk memajukan bisnis usaha mereka,” ujar Yonathan di Jakarta, Selasa (28/04/2026).

Yonathan menjelaskan, sebagai platform Pindar legal dan sudah berizin OJK, pihaknya terus menciptakan kegiatan-kegiatan literasi dan edukasi secara berkesinambungan kepada masyarakat untuk terus menumbuhkan tingkat kesadaran dan pemahaman untuk menjadi cerdas dan bijak dalam mengelola keuangan.

Salah satu kegiatan yang dimaksud, antara lain perusahaan menyelenggarakan Webinar bertemakan Cerdas Mengelola Keuangan Saat Memiliki Beban Pinjaman pada awal April 2026 dan menghadirkan perencana keuangan profesional sebagai narasumbernya.

“Dengan membekali peserta dengan kesadaran keuangan dan kemampuan pengambilan keputusan yang lebih baik, inisiatif ini berkontribusi pada misi yang lebih besar untuk membantu masyarakat menjadi lebih terinformasi dan bertanggung jawab dalam menavigasi layanan keuangan digital. Seiring dengan peningkatan literasi keuangan, kesadaran dan pemahaman publik tentang Pindar juga meningkat, yang pada gilirannya mendorong lanskap fintech yang lebih sehat dan berkelanjutan,” terang Yonathan.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |