Erupsi Anak Krakatau: 2.300 Penerbangan dan 270 Ribu Penumpang Terdampak

5 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Perhubungan mencatat 2.300 penerbangan dan 270.337 penumpang terdampak penutupan sementara sejumlah bandara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi menjelaskan, angka tersebut merupakan akumulasi sejak 5 September 2026 hingga Senin (7/9/2026) pukul 09.00 WIB. Dampak operasional ini mencakup penerbangan yang dibatalkan, ditunda, maupun dialihkan rutenya.

"Penyesuaian operasional penerbangan dilakukan secara dinamis mengikuti kondisi aktual di lapangan dan perkembangan sebaran abu vulkanik," ujar Dudy dalam keterangan resminya, Senin (7/9/2026).

Rinciannya, pada bandara yang ditutup sementara, terdapat 1.397 penerbangan dan 177.579 penumpang yang terdampak. Sementara pada bandara lain yang mengalami penyesuaian rute, tercatat 922 penerbangan dengan 92.758 penumpang terdampak.

Hingga saat ini, sebanyak tujuh bandara masih ditutup sementara: 

  • Bandara Soekarno-Hatta (Banten) berdasarkan NOTAM A3373/26 NOTAMR A3368/26
  • Bandara Radin Inten II (Lampung)
  • Bandara Budiarto (Banten)
  • Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta)
  • Bandara Pondok Cabe (Banten)
  • Bandara Muhammad Taufiq Kiemas (Lampung)
  • Bandara Husein Sastranegara (Bandung, Jawa Barat)

Pantau Kondisi Berkala

Dudy memastikan Kemenhub terus memantau dampak abu vulkanik terhadap penerbangan secara berkala. Jika situasi membaik, persiapan pembukaan bandara akan langsung dilakukan.

Proses pembersihan area vital bandara tetap memerlukan waktu sebelum operasional resmi dibuka kembali. Dudy pun meminta masyarakat untuk bersabar selama proses penanganan berlangsung. 

"Dalam persiapannya, apabila kondisi sudah memungkinkan untuk bandara dibuka, kami akan melakukan upaya-upaya seperti pembersihan runway, taxiway, maupun apron. Hal ini supaya apabila pada waktunya situasi sudah memungkinkan, bandara siap dioperasikan," jelas Dudy.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |