Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi akan mengalami tekanan pada penutupan perdagangan hari ini. Pengamat pasar uang menyoroti kombinasi antara ketidakpastian blokade Selat Hormuz dan pelaku pasar masih mencerna data realisasi pertumbuhan ekonomi.
Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memproyeksikan nilai tukar rupiah melemah pada rentang Rp 17.380 hingga Rp 17.420 pada penutupan perdagangan hari ini.
"Mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp 17.380 - Rp 17.420," kata Ibrahim kepada Liputan6.com, Kamis (7/5/2026).
Adapun pada perdagangan Rabu (6/5/2026) mata uang rupiah ditutup menguat 36 poin Rp 17,387 sebelumnya sempat menguat 40 poin di level Rp 17.409 dari penutupan sebelumnya di level Rp 17.424.
Ibrahim menilai pelemahan rupiah masih dipengaruhi oleh gejolak geopolitik antara AS dengan Iran. Dimana berdasarkan informasi terbaru, pasar merespons positif terhadap pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengindikasikan kemungkinan kesepakatan damai dapat tercapai untuk mengakhiri perang dengan Iran.
"Pada hari Selasa, Trump secara tak terduga mengatakan ia akan menghentikan sementara operasi untuk membantu mengawal kapal melalui Selat Hormuz, dengan alasan kemajuan menuju kesepakatan komprehensif dengan Iran, tanpa memberikan rincian tentang kesepakatan tersebut," ujarnya.
Kondisi Selat Hormuz
Namun demikian, Trump mengatakan Angkatan Laut AS akan melanjutkan blokade pelabuhan Iran. Selat Hormuz, yang biasanya membawa kargo setara dengan sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam dunia, telah paling terputus sejak perang AS-Israel melawan Iran dimulai pada 28 Februari.
Sementara itu, pengumuman Trump datang hanya beberapa jam setelah Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio memberi pengarahan kepada wartawan tentang upaya yang diumumkan pada hari Minggu, untuk mengawal kapal tanker yang terdampar melalui selat tersebut.
Pada hari Senin, militer AS mengatakan telah menghancurkan beberapa kapal kecil Iran, serta rudal jelajah dan drone, saat memandu dua kapal keluar dari Teluk melalui selat tersebut.
Faktor Internal
Sedangkan faktor dalam negeri yang mempengaruhi pelemahan rupiah yakni pernytaan Pemerintah melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang mengatakan perekonomian Indonesia mulai menunjukkan percepatan pertumbuhan setelah mencatat kinerja positif pada kuartal I-2026.
Capaian pertumbuhan ekonomi sebesar 5,61% menjadi indikasi bahwa tren ekonomi nasional mulai bergerak ke arah yang lebih kuat dibandingkan periode sebelumnya.
"Percepatan ini belum sepenuhnya dipahami oleh pelaku pasar, yang justru masih menunjukkan kekhawatiran dan cenderung menarik dana dari pasar modal. Oleh karena itu, pemerintah akan menjaga momentum pertumbuhan ini pada kuartal berikutnya melalui berbagai kebijakan lanjutan. Koordinasi dengan Bank Indonesia juga terus diperkuat, khususnya dalam menjaga likuiditas sistem keuangan," ujarnya.
Paket Stimulus Tambahan
Selain itu, pemerintah tengah menyiapkan paket stimulus tambahan untuk mendorong aktivitas ekonomi dalam waktu dekat. Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap akselerasi pertumbuhan ekonomi dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi aktivitas usaha serta kepercayaan pasar ke depan.
"Namun banyak ekonom yang mempertanyakan hasil perhitungan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama 2026 sebesar 5,61%. Salah satunya data Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang dikeluarkan Bank Indonesia pada Maret 2026 sebesar 122,9 basis poin atau turun dibandingkan Januari 2026 sebesar 127,0 basis poin," pungkasnya.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3545719/original/087868100_1629425274-059440700_1560940276-20190619-Rupiah-Menguat-di-Level-Rp14.264-per-Dolar-AS1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5230612/original/050320000_1748000406-IMG-20250523-WA0007.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5431960/original/016669600_1764752022-IMG_2631.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5585827/original/090247900_1778138812-WhatsApp_Image_2026-05-07_at_12.42.31__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5582992/original/024357400_1778134198-Ruas_Jalan_Tol_Bogor___Ciawi___Sukabumi__Bocimi_-7_Mei_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1369940/original/015660100_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2824835/original/050624400_1560140448-20190610-Hari-Pertama-Kerja_-PNS-DKI-Langsung-Aktif-Bekerja6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2849790/original/043609100_1562754392-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5580139/original/064163800_1778125140-Depositphotos_643683298_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5579977/original/062442800_1778122864-WhatsApp_Image_2026-05-07_at_09.36.39.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5308548/original/014608000_1754547877-Gemini_Generated_Image_5zzcn95zzcn95zzc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2199763/original/055327500_1525841213-hoax.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3352150/original/028984100_1610959709-20210118-Emas-Antam-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399660/original/093098400_1761986768-0a542489-87cf-4a7f-8d2e-d3fb878aa9c7.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540889/original/074569200_1774841000-6.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4166753/original/096704000_1663802133-Harga_Minyak_Dunia_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350921/original/021950500_1758011042-Gemini_Generated_Image_5ndq1c5ndq1c5ndq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500395/original/031439800_1770863987-IMG_9906.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534516/original/032481400_1773830288-6_25_juta_orang_berangkat_mudik_menggunakan_angkutan_umum-18_Maret_2026a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469930/original/003679600_1768191721-Depositphotos_20063789_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457952/original/085391400_1767067413-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3188318/original/047441700_1595493633-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484480/original/028747100_1769432326-Foto_1.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454645/original/011893600_1766566110-kalender_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3352151/original/051235700_1610959710-20210118-Emas-Antam-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469281/original/057718200_1768104586-9f62b254-8045-4ab0-aad2-b2a48678402b.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3149800/original/042221500_1591853664-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484428/original/077512500_1769425772-WhatsApp_Image_2026-01-26_at_18.02.15.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495045/original/053747100_1770352755-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1770927/original/084181900_1510736171-Nikel.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3626295/original/027885300_1636365579-8_november_2021-2.jpeg)