Liputan6.com, Jakarta - Harga emas dunia dalam perdagangan di pasar spot maupun harga emas batangan yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk atau Antam tengah anjlok dalam. Apakah saat harga emas turun ini menjadi waktu yang telah untuk berinvestasi emas?
Seperti diketahui, harga emas dunia anjlok lebih dari 3% pada perdagangan hari Jumat, menghapus keuntungan yang sudah dicetak sejak awal minggu. Penurunan harga emas dunia ini karena investor menjual emas batangan untuk menutupi kerugian mereka dari kemerosotan pasar yang lebih luas karena perang dagang yang semakin memanas memicu kekhawatiran akan resesi global.
Mengutip CNBC, Minggu (6/4/2025) harga emas di pasar spot turun 2,9% menjadi USD 3.024,2 per ons, setelah mencapai level terendah pada awal sesi perdagangan di USD 3.015,29. Harga emas mencapai rekor tertinggi di USD 3.167,57 per ons pada perdagangan hari Kamis. Jika diakumulasi sepekan ini, harga emas turun 1,9%.
Sedangkan harga emas berjangka AS ditutup 2,8% lebih rendah pada USD 3.035,40 per ons.
Hal yang sama juga terjadi dengan harga emas Antam. Harga emas Antam mengalami penurunan signifikan pada Sabtu (5/4/2025), dengan harga jual turun hingga Rp 38.000 per gram. Penurunan ini merupakan yang terbesar dalam sehari dan mengakhiri tren kenaikan harga selama empat minggu sebelumnya.
Dikutip dari laman Logam Mulia, pada sabtu 5 April 2025 kemarin, harga emas Antam turun Rp 38.000 menjadi Rp 1.781.000 per gram. Kemarin, harga emas Antam di level Rp 1.819.000 per gram.
Nah, apakah saat harga emas turun seperti ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi emas?
Panduan Investasi Emas untuk Pemula: Raih Keuntungan Maksimal!
Apa, siapa, di mana, kapan, mengapa, dan bagaimana investasi emas? Banyak orang, terutama pemula, tertarik berinvestasi emas karena potensinya sebagai aset lindung nilai dan investasi jangka panjang.
Di Indonesia, investasi emas dapat dilakukan melalui berbagai platform, baik fisik maupun digital, kapan saja sesuai kebutuhan. Mengapa emas? Karena nilainya cenderung stabil dan bahkan meningkat seiring waktu.
Bagaimana memulainya? Dengan memahami strategi dan tips yang tepat, seperti yang dibahas dalam artikel ini.
Harga emas yang terus merangkak naik, rekor tertinggi sepanjang sejarah harga emas Antam dicetak pada Kamis 3 April 2025 di posisi Rp 1.836.000 per gram, menarik minat banyak investor.
Namun, investasi emas bukan tanpa risiko. Memahami strategi investasi yang tepat sangat krusial untuk memaksimalkan keuntungan dan meminimalisir kerugian. Artikel ini akan memberikan panduan lengkap bagi Anda yang ingin memulai investasi emas.
Sebagai aset safe haven, emas menawarkan perlindungan terhadap inflasi dan ketidakstabilan ekonomi. Likuiditas emas yang tinggi juga menjadi daya tarik, memudahkan penjualan jika membutuhkan dana darurat.
Namun, penting untuk diingat bahwa setiap investasi memiliki risiko. Oleh karena itu, perencanaan dan pemahaman yang matang sangat diperlukan sebelum memulai investasi emas.
Tentukan Tujuan dan Rencanakan Keuangan Anda
Sebelum memulai investasi emas, tentukan tujuan investasi Anda. Apakah untuk dana pensiun, pendidikan anak, atau tujuan keuangan lainnya? Kejelasan tujuan akan membantu menentukan jangka waktu investasi dan jumlah yang dibutuhkan. Investasi emas cocok untuk jangka panjang (5-10 tahun atau lebih).
Sesuaikan investasi dengan kondisi keuangan Anda. Investasikan hanya dana yang tidak mengganggu kebutuhan sehari-hari. Mulailah dengan jumlah kecil dan bertahap. Jangan pernah berhutang untuk berinvestasi. Buat rencana keuangan matang dan alokasikan sebagian pendapatan untuk investasi emas.
Ingatlah bahwa "Investor sebaiknya membeli emas saat harga mengalami koreksi. Jika saat ini harga emas mencapai Rp 1.700.000 per gram, maka harga beli yang ideal adalah sekitar Rp 1.500.000 per gram agar potensi keuntungannya lebih besar," kata Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi.
Pilih Metode dan Tempat Investasi yang Terpercaya
Pilih metode investasi yang sesuai preferensi dan kemampuan. Anda bisa membeli emas fisik (batangan atau koin) dari penjual terpercaya seperti Pegadaian atau toko emas bersertifikat. Atau, gunakan platform investasi emas digital terdaftar dan diawasi otoritas berwenang.
Pastikan emas bersertifikat untuk menjamin kemurnian dan nilai jual. Logam mulia 24 karat umumnya lebih mudah dijual kembali daripada 18 karat. Perhatikan juga keamanan platform jika memilih investasi digital. Keamanan platform menjadi tanggung jawab penyedia layanan.
Berhati-hatilah terhadap penipuan investasi emas. Pastikan Anda bertransaksi dengan pihak yang terpercaya dan memiliki reputasi baik. Periksa legalitas dan izin usaha dari penjual emas sebelum melakukan transaksi.
Pantau Perkembangan Harga dan Strategi Investasi
Pantau pergerakan harga emas secara berkala, baik global maupun domestik. Harga emas dipengaruhi faktor ekonomi global. Manfaatkan momen harga emas turun untuk membeli lebih banyak dan sebaliknya, jual sebagian aset saat harga naik untuk memaksimalkan keuntungan.
Gunakan sumber informasi terpercaya seperti situs resmi bank, pegadaian, atau media ekonomi terkemuka. Hindari keputusan jual beli hanya karena fluktuasi harga jangka pendek. Ingat, investasi emas adalah investasi jangka panjang.
Salah satu strategi yang bisa dipertimbangkan adalah Dollar Cost Averaging (DCA), yaitu membeli emas secara berkala dengan jumlah tetap, terlepas dari fluktuasi harga. Strategi ini membantu meredam risiko dan memaksimalkan keuntungan dalam jangka panjang.
Tips Tambahan dan Kesimpulan
Simpan emas Anda di tempat aman. Untuk emas fisik, simpan di brankas rumah atau safe deposit box (SDB) di bank. Konsisten dan disiplin dalam berinvestasi. Konsultasikan dengan ahli keuangan jika ragu atau kurang memahami.
Pilih emas batangan atau koin daripada perhiasan karena nilai jual kembali perhiasan lebih rendah. Emas memiliki likuiditas tinggi dan sering dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Ingat, investasi selalu mengandung risiko, dan hasil masa lalu tak menjamin hasil mendatang. Lakukan riset dan perencanaan matang sebelum berinvestasi.
Investasi emas menawarkan potensi keuntungan jangka panjang dan perlindungan nilai. Namun, kesuksesan investasi emas bergantung pada perencanaan yang matang, pemilihan metode yang tepat, pemantauan harga yang konsisten, dan penyimpanan yang aman.