Beras SPHP Ganti Nama Jadi Beras Kita, Diluncurkan 20 Oktober 2026

7 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah sepakat mengganti nama dan kemasan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi Beras Kita. Produk baru tersebut akan hadir dalam dua varian, yakni Beras Kita Medium dan Beras Kita Premium, dengan peluncuran resmi dijadwalkan pada 20 Oktober 2026.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan perubahan tersebut merupakan hasil kesepakatan pemerintah untuk memberikan identitas yang lebih mudah dikenali masyarakat.

"Oh, ini nanti akan dilaunching kemasan baru sekarang. Beras SPHP itu diganti namanya Beras Kita. Nah, kan bagus ya?," kata Zulkifli Hasan dikutip dari Antara, Selasa (8/9/2026).

Keputusan tersebut dibahas dalam rapat yang dihadiri Zulhas bersama Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman.

Turut hadir Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, serta sejumlah pihak terkait.

Zulhas mengatakan desain dan warna baru kemasan Beras Kita telah disepakati pemerintah. Identitas tersebut diharapkan membuat produk beras pemerintah lebih mudah dikenali saat beredar di pasaran.

"Saya langsung setuju warnanya ini. Langsung setuju, bagus sekali warnanya, ya kan? Jadi kita langsung setuju, Pak Mentan juga setuju ini. Ya, semua setuju. Ini akan dilaunching tanggal 20 Oktober mendatang. Ada Beras Kita Medium, ada Beras Kita Premium," ucap Zulhas.

Mengikuti Penamaan Produk Lainnya

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan, beras SPHP akan menggunakan nama baru Beras Kita Medium. Nama tersebut menjadi identitas baru untuk beras dalam program stabilisasi pasokan dan harga pangan pemerintah.

Menurut Rizal, penggunaan nama Beras Kita mengikuti penamaan sejumlah produk pangan pemerintah lainnya, seperti Minyakita dan Gula Manis Kita. Nama tersebut dinilai mencerminkan semangat untuk menghadirkan produk yang dekat dengan masyarakat.

Meski nama SPHP tidak lagi menjadi nama utama, identitas program tersebut tetap dicantumkan pada kemasan baru. Namun, tulisan SPHP akan dibuat lebih kecil sebagai keterangan bahwa produk tersebut merupakan bagian dari program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan.

Selain Beras Kita Medium, pemerintah juga menghadirkan Beras Kita Premium. Produk ini akan menggantikan sejumlah merek beras premium yang sebelumnya digunakan sehingga identitas beras pemerintah menjadi lebih sederhana.

Perubahan kemasan dilakukan agar produk pemerintah memiliki tampilan yang lebih menarik dan mampu bersaing dengan beras produksi swasta di pasaran.

Peningkatan Mutu

Bulog tidak hanya melakukan perubahan dari sisi nama dan kemasan. Rizal menegaskan pihaknya juga berkomitmen meningkatkan mutu beras yang disalurkan kepada masyarakat.

Dengan demikian, perubahan Beras Kita diharapkan tidak sekadar memberikan tampilan baru, tetapi juga diikuti peningkatan kualitas produk.

Peluncuran Beras Kita Medium dan Beras Kita Premium dijadwalkan pada 20 Oktober 2026. Momentum tersebut bertepatan dengan memasuki tahun ketiga pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dari sisi harga, Beras Kita Medium tetap mendapatkan subsidi pemerintah dan ditujukan bagi masyarakat sasaran. Sementara itu, Beras Kita Premium tidak memperoleh subsidi dan dipasarkan untuk konsumen umum yang menginginkan beras dengan kualitas premium.

Rizal mengatakan penyederhanaan identitas melalui Beras Kita diharapkan membuat masyarakat lebih mudah mengenali produk beras pemerintah. Di saat yang sama, pembaruan tampilan dan peningkatan mutu diharapkan memperkuat daya saing produk Bulog di pasar.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga ketersediaan beras sekaligus membantu mempertahankan stabilitas pasokan dan harga pangan di berbagai daerah.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |